SIDOARJO,GELORAJATIM.COM – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) digelar pada momen Car
Free Day (CFD) Sidoarjo, Minggu pagi, (26/4). Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan Dinas Kesehatan Sidoarjo kepada pengunjung CFD Sidoarjo. CKG hasil kolaborasi bersama Auto2000 Waru-Sidoarjo itu mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat serta pemeriksaan tinggi badan dan berat badan.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Paseban Alun-alun Sidoarjo.
Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi
perusahaan Auto2000 Waru atas dukungannya terhadap program CKG di Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya CKG menjadi bagian dari upaya promosi kesehatan. Ia sampaikan pentingnya CKG dilakukan. Lewat CKG akan teridentifikasi sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit. Dengan begitu pengobatan dapat dilakukan sejak awal.
“Pentingnya CKG ini untuk mengetahui sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit agar pengobatan segera dapat dilakukan dan penyakit lebih mudah diobati,” ucapnya.
Fenny juga menyampaikan Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong masyarakat untuk
menerapkan pola hidup sehat. CFD menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan untuk
menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga.
“CFD dapat menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga seperti berjalan kaki, berlari,
atau bersepeda di area aman yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakshmie Herawati Yuwantina mengatakan program CKG merupakan program prioritas Presiden Prabowo untuk deteksi dini penyakit. Menurutnya program tersebut juga sebagai upaya pemerintah untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Jika selama ini (masyarakat) tidak pernah cek berat badan, cek lingkar perut, cek gula darah, cek kolesterol, kali ini kita beri kesempatan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga kami berharap lewat cek kesehatan gratis ini semua warga Sidoarjo dalam keadaan sehat,” ucapnya.
Lakshmie mengatakan pelaksanaan program CKG di Kabupaten Sidoarjo terus berjalan. Setiap minggu dilakukan monitor pelaksanaannya di seluruh Puskesmas.
Tahun 2026 ini Dinas Kesehatan Sidoarjo harus melayani 52 persen dari 2 juta lebih warga Sidoarjo.52 persen ini harus tercapai oleh seluruh puskesmas sehingga mereka harus berupaya melakukan cek kesehatan kepada warga Sidoarjo mulai dari anak yang baru lahir,anak sekolah dewasa sampai lansai,” ujarnya.( BANG)
















