SIDOARJO,GELORAJATIM.COM – Pemerintah Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo terus mengintensifkan penanganan jalan berlubang melalui Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Plt Camat Sedati Dedy Kurniawan Wibowo,S,STP, M,Si,menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan, di antaranya Jalan Raya Tambak Cemandi, Kalanganyar,Sedati gede, dan Semampir. Beberapa jalan tersebut merupakan jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang cukup tinggi setiap harinya, baik oleh pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Tingginya intensitas lalu lintas membuat kerusakan jalan perlu segera ditangani agar tidak berkembang menjadi risiko kecelakaan.
Kegiatan perbaikan dilakukan secara bertahap dan sistematis oleh petugas lapangan. Tahapan pekerjaan diawali dengan identifikasi tingkat kerusakan untuk menentukan metode penanganan yang tepat. Setelah itu, titik-titik lubang ditandai menggunakan cat semprot sebagai panduan teknis di lapangan. Area yang akan diperbaiki kemudian dibersihkan guna memastikan material tambal dapat merekat secara optimal, jelasnya.
Proses berikutnya adalah penambalan menggunakan material khusus tambal jalan. Material tersebut diratakan dan dipadatkan agar permukaan kembali stabil, rata, dan aman dilintasi kendaraan. Tahapan pemadatan menjadi bagian penting untuk menjaga daya tahan tambalan, terutama pada ruas jalan dengan beban lalu lintas tinggi, imbuhnya.
Upaya ini bertujuan mengurangi potensi kecelakaan akibat kondisi jalan berlubang yang dapat memicu pengendara kehilangan kendali, tergelincir, atau mengalami kerusakan kendaraan. Dengan perbaikan yang dilakukan secara menyeluruh pada titik-titik prioritas, diharapkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dapat meningkat.
Melalui PIWK 2026, jajaran Kecamatan Sedati menyampaikan komitmennya dalam menjaga kualitas infrastruktur dasar di wilayahnya. Program ini juga menjadi bentuk pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan warga, khususnya dalam memastikan akses transportasi yang layak dan aman.
Perbaikan jalan yang terus dilakukan diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas perekonomian di sekitar kawasan terdampak. Pemerintah kecamatan juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif melaporkan apabila menemukan kerusakan infrastruktur, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Dengan langkah percepatan ini, kondisi jalan di wilayah Sedati diharapkan semakin mantap serta mampu menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan, pungkasnya. ( dn)
















