Hari jadi
Peristiwa

CFD Perdana Pasca Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo, Tercoreng Keributan Dua Wanita

596
×

CFD Perdana Pasca Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo, Tercoreng Keributan Dua Wanita

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20260202 142426 Gallery
Dua wanita berkelahi saat CFD karena rebutan lahan didepan Monumen Jayandaru alun alun Sidoarjo (foto tangkapan layar)
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana meriah pembukaan kembali Car Free Day (CFD) yang bertepatan dengan peresmian wajah baru Alun-Alun Sidoarjo mendadak tercoreng oleh sebuah insiden keributan. Dua orang wanita terlibat perkelahian di kawasan Monumen Jayandaru, Minggu (01/02/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, saat Alun-Alun Sidoarjo dipadati ribuan pengunjung yang antusias menikmati CFD perdana pasca revitalisasi. Keributan itu sontak menyita perhatian warga dan pengunjung yang tengah bersantai bersama keluarga.

Breaking News

Kondisi kawasan yang penuh sesak, terbatasnya area parkir, serta maraknya penyewaan mainan anak-anak di sekitar lokasi diduga menjadi pemicu terjadinya konflik. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berhasil dilerai.

Saksi mata di lokasi, Kiki, yang merupakan petugas kebersihan Alun-Alun Sidoarjo, mengungkapkan bahwa perkelahian tersebut diduga dipicu oleh persoalan perebutan lahan usaha antarpenyewa mainan.

“Saat itu saya sedang membersihkan sampah di sekitar Monumen Jayandaru. Tiba-tiba ada keributan dua perempuan, katanya karena rebutan tempat untuk menyewakan permainan,” ujar Kiki kepada awak media GELORAJATIM.COM, Senin (02/02/2026).

Menurut Kiki, adu mulut yang awalnya terjadi dengan cepat berubah menjadi perkelahian fisik. Sejumlah warga dan tukang parkir yang berada di sekitar lokasi kemudian turun tangan melerai sehingga situasi kembali kondusif.

Video perkelahian tersebut sempat beredar luas di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari warganet. Banyak pihak menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas perdagangan di area yang seharusnya steril dari kegiatan usaha.

Menanggapi hal tersebut, PLT Kabid Tibumtranmas Satpol PP Sidoarjo, R. Novianto Koesno Adi Putro, membenarkan adanya insiden perkelahian yang melibatkan dua penyewa mainan di kawasan Taman Jayandaru.

“Yang jelas itu pedagang atau penyewa mainan yang ada di kawasan Jayandaru. Barang buktinya berupa mainan kuda-kudaan sudah kami amankan di kantor Satpol PP,” ungkap R. Novianto Koesno Adi Putro saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya masih mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut. Namun secara aturan, aktivitas berjualan maupun menyewakan mainan di dalam kawasan Taman Jayandaru memang dilarang.

Larangan tersebut, lanjut R. Novianto, tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 yang mengatur bahwa kawasan Alun-Alun Sidoarjo harus steril dari aktivitas perdagangan, pengamen, hingga vandalisme. “Kami sudah sering melakukan sosialisasi dan penindakan. Bahkan ada anggota Satpol PP wanita yang rutin memberi imbauan di lokasi,” tegasnya.

Saat ini, Satpol PP Sidoarjo masih melakukan pendalaman terhadap identitas pihak-pihak yang terlibat untuk proses lebih lanjut. Masyarakat pun diimbau ikut menjaga ketertiban dan kenyamanan Alun-Alun Sidoarjo agar tetap menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578