GRESIK, GELORAJATIM.COM – Penyelenggaraan pemerintahan desa yang merupakan suatu sistem pemerintahan yang beroperasi di jalankan oleh Kepala Desa sebagai eksekutor dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) sebagai legislator di tingkat desa. suatu sistem ini bertujuan untuk memberikan pelayanan yang merata serta mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang ada di suatu desa.
Pemerintah Desa Bambe – Driyorejo Kabupaten Gresik dalam satu minggu ini sekaligus menggelar acara “Pelatihan Kader Kesehatan Posyandu dan Lansia” serta “Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa Kaur Perencanaan”.
Selama ini kader posyandu lebih sering menjadi pelaksana kegiatan saja, bukan pengelola posyandu artinya bukan hanya melaksanakan kegiatan Posyandu saja, tetapi juga merencanakan kegiatan dan mengaturnya karena merekalah yang paling memahami kondisi kebutuhan masyarakat desa di wilayah masing-masing.
Pelatihan yang diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kemampuan para kader dalam hal meningkatkan kegiatan pelayanan kesehatan di posyandu, dihadiri Camat Driyorejo Muhammad Amri, S.SIT.MAP sekaligus membuka acara, Ketua BPD HR. Hendry beserta anggotanya, Kades bersama Perangkat Desa, Pendamping Desa, H. Sumangat, S.Pd, Babinsa dan Babinkamtibmas, Bidan Desa, Ketua TP. PKK Kecamatan Driyorejo serta TP. PKK Desa Bambe dengan bekerjasama dengan pihak ke III Astama Tour Organizer di salah satu Hotel Batu Malang, Jawa Timur. Jum’at – Sabtu (19-20 Juli 2024).
Dalam sambutannya Amri menyampaikan, “Pemberdayaan Masyarakat Tematik yang seperti ini tidak bisa tercapai jika tidak adanya sinergi antara Pemerintah Desa dan BPD, Para Kader masyarakat” Jum’at (19/07/2024)
“Semoga program-program desa yang lain yang sifatnya sustainable (berkelanjutan) bisa dilaksanakan di pemerintahan desa ini” tandas pria yang pernah menjabat Camat Balongpanggang.
Sementara itu Kades Bambe H. Mujiono, SH berharap dengan adanya pelatihan ini para kader dapat memberikan pelayanan potensi dan sumber daya serta mendukung program pemerintah berkurangnya jumlah stunting di desa.
Sehari sebelumnya Pemerintah Desa Bambe juga telah menggelar acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Perangkat Desa “Kaur Perencanaan” di lantai II Balai Desa Bambe yang dihadiri Camat dan Forkopimcam Driyorejo, Pemdes Bambe, BPD, Tokoh Masyarakat, unsur elemen di desa serta RT/RW se-Desa Bambe. Kamis, (18/07/2024)
Melalui seleksi yang cukup ketat salah satu peserta test Dimas A, sarjana terapan jebolan ITS ini lolos uji kompetensi sebagai Kaur Perencanaan Desa Bambe yang di selenggarakan pertama kali oleh Tim P3D (Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa) Bambe bekerja sama dengan Dinas DCKPKP (Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman) Kabupaten Gresik dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Provinsi Jawa Timur, yang selama pelaksanaan uji kompetensi disiarkan melalui saluran live streaming dan dapat disaksikan secara langsung.
Ketua Tim P3D Sampurno Hadi mengaku, “Keputusan Tim untuk bekerjasama dengan pihak Institusi Pemerintah (DCKPKP dan BKD) yang ditempuh kali ini, adalah langkah dari Tim P3D, yang merupakan bentuk transparansi dan fair untuk penyaringan mengisi kekosongan perangkat desa, menyuguhkan kepada pemerintah desa serta BPD dengan hasil yang terbaik ” Kamis, (18/07/2024).
HR. Hendry mengapresiasi kerja keras Tim P3D gebrakan dan terobosan yang dilakukan ini dapat menghasilkan kualitas sumber daya perangkat desa yang benar-benar berkualifikasi.
“Semoga Kaur Perencanaan yang terpilih kali ini berpotensi cerdas IQ, EQ -nya dengan moral dan mental yang baik serta melaksanakan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan regulasi” harap HR. Hendry yang juga Ketua BPD Kabupaten Gresik. Kamis, (18/07/2024). Wd




