TUBAN, GELORAJATIM.COM — Rabu, (25/9/2024). Kasus Stunting atau gizi buruk terus menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Tuban. Sebagai upaya membantu menurunkan kasus stunting di Tuban, UPN Veteran Jawa Timur mengajak warga khususnya di Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan Tuban untuk gunakan olahan pangan lokal sebagai langkah menurunkan stunting.
Menurut Sekretaris Desa Saringembat, Sri Wahyuni, angka stunting di desanya justru mengalami peningkatan dalam setahun terakhir. Meskipun demikian, Yuni beserta jajaran pemerintah desa terus berupaya untuk menurunkan angka tersebut. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan UPN Veteran Jawa Timur.
“Kemitraan ini kami harapkan mampu memberi wawasan dan motivasi warga untuk peduli dan bersama-sama menurunkan angka stunting disini” ungkap Yuni.
Sementara itu ketua kegiatan pengabdian masyarakat UPN Veteran Jawa Timur, Zainal Abidin Ahmad mengatakan bahwa pihaknya siap membantu masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab kampus dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.
“Salah satu yang kami lakukan adalah mensosialisasikan olahan pangan lokal sebagai langkah penanganan stunting” Ujar Abidin
Firda, salah satu warga Desa Saringembat mengatakan bahwa pengabdian masyarakat yang diselenggarakan UPN Veteran Jawa Timur pada Rabu, 4 September 2024 itu cukup memberi inspirasi dirinya selaku kader posyandu.
“ini tentu akan menjadi inspirasi warga bahwa banyak bahan pangan sehat di sekitar kita, tinggal bagaimana car akita mengolahnya” tutur Firda.
Selain Zainal Abidin Ahmad, kegiatan pengabdian masyarakat itu juga diikuti oleh windri saifudin selaku dosen ilmu komunikasi dan Rahmawati selaku dosen Teknologi Pangan, serta melibatkan para mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur.
“nantinya kami juga akan membuat program-program promosi desa bebas stunting di desa ini, dan tidak menutup kemungkinan juga untuk desa-desa lainnya” Pungkas Abidin.
Penulis : Windri Saifudin




