SIDOARJO — Pemdes Kedensari, Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo kedatangan Tim DLHK Sidoarjo untuk memberikan sosialisasi pelatihan pengelolaan sampah dan tata cara yang baik dan benar dalam mengelola sampah dilingkungan warga masyarakat Desa Kedensari, Rabu, (8/5/2024) sekitar pukul 19.30 WIB sampai selesai.
Perihal keluhan warga masyarakat di RT 06 yang mengeluhkan banyaknya tumpukan sampah dan situasi kondisi TPST yang diduga tak layak di Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo.
Hadir tamu undangan, Kades dan Carik Kedensari, BPD, dan Narsum DLHK Kabupaten Sidoarjo Suryanto Asmoro, dan 50 warga masyarakat desa Kedensari juga para Ketua RT/RW.
Sambutan Kades Kedensari Mustakim menyampaikan, saya haturkan terima kasih atas rawuhnya tim DLHK Kabupaten Sidoarjo yang mau sowan ke Desa Kedensari ini memberikan solusi dan pemecahan penanganan pengelolaan sampah di desa kami.
Untuk solusi keluhan para warga masyarakat kami tentang lokasi TPST Desa Kedensari, mari dalam pertemuan di malam hari ini kita pecahkan bersama dan berikan masukan yang terbaik bagi Pemdes Kedensari yang kita cintai bersama,“ imbuh Kades.
Lanjut tim DLHK Kabupaten Sidoarjo Suryanto Asmoro menjelaskan, ngomong ngomong perihal penanggulan dan penanganan sampah memang sangat ribet dan susah caranya, di samping bau busuknya yang menyengat juga menimbulkan hewan ulat bila musim hujan mengguyur, disitulah penanganan sampah tidak konsisten dalam penanggulan.
Berbicara tentang sampah itu ada dua cara yaitu, matangkan manajemen, dan matangkan kesepakatan dalam System keuangan/pembiayaan, apalagi dalam TPS 3SR itupun juga harus gerilyakan para SDM untuk mengelola sampah yang baik dan benar.
Maka dari itu kami tim DLHK Kabupaten Sidoarjo hadir ke pemdes Kedensari itu memberi pelatihan pengelolaan sampah, jadi wacana pelatihan ini untuk menyelesaikan sampah di desa Kedensari/dusun Wates ini,dan bagi masyarakat saya himbau untuk merapatkan barisan agar senantiasa mau membayar iuran bayar sampah, dan marilah kita komitmen kan berapakah iuran pembayaran sampah yang disini,“ tutur Asmoro.
Dari pantauan tim awak media disampaikan, pelatihan pengelolaan sampah di Pemdes Kedensari dan hadirnya tim DLHK Kabupaten Sidoarjo hanya karena permasalahan sampah yang berserakan dan sampah yang bau menyengat, dan dari prediksi awak media semua itu kayaknya bisa teratasi dengan baik, apalagi DLHK Kabupaten Sidoarjo punya obat penghilang bau sampah berurutan nomer 2 di segi pandang Dunia.
Jadi kesimpulan tim pandangan awak media kurangnya SDM yang bekerja, dan segeralah menambahkan SDM secara cepat agar penanganan dan pengelolaan sampah Desa Kedensari tertangani dengan baik dan benar. (Sulton)






