MOJOKERTO — Seorang pria berinisial AWB disinyalir sudah mempunyai istri telah berulah tega memperkosa menantunya sendiri, atau istri dari anaknya sendiri.
Aksi kejahatan dilingkup keluarga yang dilakukan AW itu terungkap dalam giat pers rilis Polres Mojokerto yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Mei 2024.
Korban diketahui berinisial, JN (17), warga Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Sedangkan tersangka diketahui AW (35) warga Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.
Pelaku memerkosa korban didalam kamar rumah AW Desa Bangsal Kecamatan Bangsal. Tragedi perkosaan atau persetubuhan dan pencabulan tersebut terjadi pada hari kamis sekira pukul 13.30 WIB.
Disampaikan, asal mula tertangkapnya pelaku, hari kamis sekira pukul 13.30 WIB didalam kamar rumah, saat itu situasi di dalam rumah tersebut sedang sepi, dimana korban di tinggal suaminya bekerja di Surabaya.
Lalu AW di tinggal istrinya yang sedang liburan bersama dengan anak-anaknya, tiba pukul 13.00 WIB korban yang sedang asik menikmati makan siang yang di belikan oleh AW di dalam kamar rumah. AW datang menghampiri korban sembari memanggil korban dengan nada yang cukup rendah, dan tanpa ada rasa kecurigaan korban melanjutkan makan siang yang sedang korban nikmati.
Selang beberapa saat kemudian AW langsung datang memegang leher korban dan menodongkan sebilah pisau yang di arahkan ke leher korban sembari AW bicara ke korban, “Awakmu gelem ta gak ngeloni aku” yang artinya kamu mau tidak berhubungan badan dengan saya. Atas dasar dari ancaman dari AW tersebut korban mengiyakan apa yang di minta oleh AW.
Selanjutnya AW menyuruh korban untuk tidur di atas Kasur dan AW melepas pakaian yang dipakai korban, dan AW melepas pakaiannya sendiri kemudian AW melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap korban selama beberapa menit hingga AW mengeluarkan spermanya di atas perut korban.
Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto didampingi Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Novem menjelaskan, modus operandi yang pelaku mainkan berujung bui, tersangka telah mengancam korban dengan sebilah pisau yang tersangka todongkan mengarah ke leher koban sehingga korban merasa ketakutan dan mau melakukan persetubuhan dengan tersangka,“pungkasnya.
Barang bukti yang diamankan polisi,1 potong kemeja lengan panjang berwarna putih,1 potong kaos kutang berwarna putih, 1 potong celana dalam berwarna biru, sebilah pisau daging berukuran 28 Cm dengan gagang besi berwarna kuning. Disita dari tersangka AW.
Lalu 1 potong celana dalam berwarna Biru muda, 1 potong celana pendek berwarna hitam, 1 potong celana panjang berwarna biru,1 potong kaos lengan pendek berwarna ungu disita dari korban.
Tersangka dijerat Pasal berlapis dan terancam hukuman penjara selama 15 tahun. (Sulton)






