SIDOARJO, GELORAJATIM.COM – Tawon vespa kembali membuat sarang di atap rumah Imam Sisworo, Kemunculan sarang tawon vespa yang baru diketahui ini, meresahkan warga Gang Bunyamin RT 16/RW 03 Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Merasa resah dengan adanya sarang tawon vespa itu, Muhammad Adi Saputro (22), anak dari Imam Sisworo berusaha mengusir tawon vespa dengan menggunakan obat nyamuk dan pembasmi serangga.
Naasnya, niat mengusir tawon vespa ini berbuah celaka, Adi Saputro terkena sengatan tawon vespa. Imam Sisworo yang saat itu sedang mengikuti pengajian rutin di lingkungannya, segera pulang setelah dihubungi istrinya.
“Tadi saya sudah mewanti-wanti anak saya untuk sabar dulu, rencana setelah saya pengajian rutin akan menghubungi Damkar, namanya anak muda gak sabaran, akhirnya bertindak sendiri,”tutur Imam.
Keberadaan sarang tawon vespa di atap rumah Imam ini, segera dilaporkan ke Damkar Unit Krian, Kamis (24/07/2025) malam, Dengan respon cepat, Regu Tim Penyelamatan (Rescue) Unit Krian dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi sarang tawon vespa seukuran kepala orang dewasa.
Sementara itu, Imam juga segera membawa anaknya ke Puskesmas Taman, untuk mendapatkan perawatan, namun karena kondisi sang anak sudah mulai mual-mual dan mengkhawatirkan akibat racun dari sengatan tawon, Adi Saputro harus dirujuk ke RS Siti Khodijah Sepanjang, untuk menjalani rawat inap.
Komandan Regu (Danru) Rescue Unit Damkar Krian, Sugeng menyebutkan, salah satu warga melaporkan adanya sarang tawon vespa diatap rumahnya.
“Semula kami mendapat laporan dari Bapak Imam Sisworo tentang keberadaan sarang tawon vespa diatap rumahnya,”ujar Sugeng.
Menurutnya, pemilik rumah baru saja mengetahui jika ada sarang tawon vespa yang mulai membesar, karena membahayakan, pemilik rumah segera melaporkan ke Damkar Krian.
Tim rescue tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB. Sesampainya di lokasi, petugas menyiapkan alat berupa helm petzl, sarung tangan, Alat Pelindung Diri (APD) tawon, spray pembasmi serangga dan satu karung.
“Kami lakukan observasi dulu letak dari sarang tawon vespa, supaya memudahkan saat proses evakuasi. Sarang tawon tersebut ternyata sudah menyebar masuk dalam rumah karena sebelumnya sempat berniat diusir dengan obat nyamuk,” tuturnya.
Tim penyelamatan segera melakukan upaya evakuasi sarang tawon yang berada diatap rumah dengan ketinggian 4 meter, Tangga telah disiapkan untuk memanjat keatap rumah, serta dua orang petugas yang mengevakuasi sarang dari luar dan dalam rumah.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, butuh waktu sekitar 45 Menit untuk mengevakuasi sarang tawon seukuran kepala orang dewasa itu, karena sempitnya lokasi dan tawon sudah menyebar kedalam rumah.
Sebagai informasi, tawon vespa ini tergolong serangga yang sengatannya ganas, jika daya tahan tubuh manusia tidak fit, sengatan tawon vespa dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun sampai menyebabkan kematian.
Karena itu, pihaknya mengimbau bagi warga yang mengetahui keberadaan sarang tawon vespa, baik di atas pohon, atap rumah maupun tempat lain dapat segera menghubungi pemadam kebakaran terdekat.
Pasalnya beberapa bulan yang lalu, sengatan dari tawon vespa yang mematikan diduga menyebabkan dua warga Sidoarjo meninggal dunia, di Kecamatan Tarik dan Prambon.
“Bagi warga yang menemui hal serupa di sekitar tempat tinggalnya, dapat segera melapor agar segera dievakuasi,”pungkas Sugeng. (Rif)
















