GELORAJATIM.COM — 16 Mei 2024, Mahasiswa dari Program Pengabdian Masyarakat (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi anti bullying di SMPN 25 Malang, yang berlokasi di Villa Bukit Tidar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying serta memberikan solusi praktis bagi para korban maupun pelaku.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa PMM UMM memberikan penjelasan mendalam mengenai berbagai bentuk bullying yang sering terjadi, seperti bullying fisik, verbal, dan psikologis. Mereka juga menyampaikan berbagai cara pencegahan dan memberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum bagi para pelaku bullying.
Kegiatan sosialisasi ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah, termasuk Ibu Kepala Sekolah serta para guru kesiswaan dan ketertiban SMPN 25 Malang. Dukungan ini menunjukkan komitmen sekolah dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.
Para mahasiswa juga menyoroti beberapa bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah, seperti senioritas yang berlebihan, pemalakan, dan dorongan untuk membalas dendam. Solusi konkret dan cara mengatasi situasi bullying pun disampaikan kepada para siswa untuk membantu mereka mengatasi masalah ini.
Sosialisasi yang diberikan bertujuan lebih dari sekadar memberikan pengetahuan; para mahasiswa mengajak siswa untuk berani bersuara dan melawan bullying. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan siswa dapat mengembangkan karakter yang lebih baik dan berani menghadapi tindakan bullying.
Dalam sesi sosialisasi, juga dibahas ancaman hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku bullying sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Hal ini dimaksudkan untuk menegaskan pentingnya perlindungan terhadap anak dan memberikan efek jera kepada pelaku.
Selain menyasar siswa, program anti bullying ini juga mengajak para guru dan staf SMPN 25 Malang untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan mental siswa. Mereka diharapkan dapat mengenali tanda-tanda siswa yang membutuhkan bantuan mental dan memberikan dukungan yang diperlukan.
Melalui program ini, diharapkan dapat terbentuk karakter siswa yang berkualitas dan tercipta lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Mahasiswa UMM dan pihak sekolah berkomitmen untuk terus mendukung program ini demi menciptakan suasana belajar yang nyaman dan bebas dari tindakan bullying.
Dengan terlaksananya program ini, diharapkan lingkungan sekolah di SMPN 25 Malang menjadi lebih aman dan jauh dari praktik bullying. Komitmen bersama antara mahasiswa UMM dan pihak sekolah diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan positif semua siswa.
Artikel ini ditulis oleh : Kelompok 77 Gelombang 05 PMM Bhaktiku Negeri & M. Luthfi, S.H., S.Sy., M.H., Dosen Pembimbing Lapangan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Tinggalkan Balasan