Guru SMK YPM 8 Sidoarjo saat mengikuti donor darah.
Sidoarjo, GELORAJATIM.COM _ Upaya membantu sesama, utamanya warga yang membutuhkan darah. SMK YPM 8 Sarirogo, Sidoarjo bekerjasama dengan UTD (Unit Tranfusi Darah) PMI Sidoarjo melakukan gerakan donor darah. Sasarannya yaitu kepada para siswa, orang tua siswa serta masyarakat umum.
Ketua pelaksana kegiatan, M. Hadi Irsyad, M.Pd I mengatakan kalau kegiatan ini dilakukan dalam rangka bakti sosial dan kemanusiaan. Semua orang sudah tahu kalau kebutuhan darah itu sangat kurang. Oleh karena itu kami membuat gerakan bakti sosial kemanusiaan, yakni donor darah.
M. Hadi Irsyad sebagai guru agama di SMK YPM 8 Sidoarjo menjelaskan lebih jauh, kalau kegiatan rutin tahunan tersebut bertujuan untuk membantu sesama. Memberi pelajaran kepada para siswa, bahwa saling membantu sesama itu sangat penting.
“Makanya kita datangkan PMI Sidoarjo untuk melakukan donor darah,” jelas Hadi Irsyad disela-sela memantau jalannya donor darah mobile, pada (6/11/2021) tadi pagi.
Menurutnya, kegiatan seperti ini untuk di sekolah kami biasanya dijatah minimal 50 kantong. “Tapi dalam pelaksanaannya selalu melebihi 50 kantong, Info dari pihak PMI darah yang paling sering dibutuhkan adalah golongan darah selain ‘O’. Padahal anak-anak di sini kebanyakan ‘O’ tapi tetap bisa dimanfaatkan untuk yang lain,” jelas Pak Hadi sapaan akrabnya.
Disamping itu kegiatan keagamaan di sekolah kami yang rutin adalah pendalaman agama Islam, KPI (Kecakapan Penerapan Ibadah), termasuk muatan pembelajaran di sekolah juga lebih banyak muatan agama. “Diantaranya setiap pagi sebelum masuk kelas ada doa sebelum belajar, hafalan Asmaul Husna serta ada juga shalat dhuha. Termasuk juga bila ada orang tua siswa juga kami doakan dengan bacaan yasin,” pungkas Hadi Irsyad.
Salah satu wali siswa yang juga jadi pendonor, Munrokofa (41) mengaku senang mengikuti donor darah rutin di SMK YPM 8 Sidoarjo. Karena anaknya juga kebetulan sekolah di sini yang sudah mempunyai predikat SMK COE (Center Of Excellent) ini. “Dari pada jauh-jauh ke kantor PMI Sidoarjo, rumah saya lebih dekat ke sini. Program sekolah ini sangat bagus karena bisa memberi kebermanfaatan bagi orang lain,” jelas warga Perum Bhayangkara Sidoarjo. (asup)




