Hari jadi
Sosial

Sinergitas Pentahelix Potensi Pengembangan Ekonomi Desa Sanan Sebagai Bentuk Keberlanjutan Ditengah Krisis Inflasi dan Perubahan Pasar

104
×

Sinergitas Pentahelix Potensi Pengembangan Ekonomi Desa Sanan Sebagai Bentuk Keberlanjutan Ditengah Krisis Inflasi dan Perubahan Pasar

Sebarkan artikel ini
Info Iklan hubungi 085183255578

MALANG, GELORAJATIM.COM — Kamis, 31 Oktober 2024. Sinergitas Akademika, Media, Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha dalam membentuk Desa Produktif dan Kreatif di Kampung Sanan, Kota Malang. Samas Adimisa Mishbah Habibie selaku Dosen Akuntansi Universitas Pembangunan Negeri (UPN) ”Veteran” Jawa Timur berinisiatif untuk ikut andil dalam proses pengembangan desa Sanan dalam mengembangkan usaha rumahan mayoritas masyarakatnya.

Sebagai salah satu bentuk tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi dan juga tugas pokok seorang dosen, Habibie sangat senang menyuarakan ide dan gagasannya kepada masyarakat. Habibie sapaan akrabnya ini melakukan koordinasi dan mengajak berbagai elemen seperti teman akademisi, teman media, dan temannya yang kebetulan bekerja di Dinas UMKM Kota Malang untuk membicarakan bersama agar mendapatkan feel in depth secara interpretatif dengan para pelaku usaha atau masyarakat desa Sanan perihal mengembangkan potensi usaha mereka agar selalu Sustainability kedepannya.

Breaking News

Situasi lingkungan ekonomi yang tidak menguntungkan akibat krisis inflasi dan perubahan pola konsumsi, desa Sanan di Kota Malang menerima bantuan untuk mengembangkan potensi bisnis demi keberlanjutan masyarakat tersebut. Kegiatan ini diprakarsai oleh Habibie yang merupakan dosen akuntansi di UPN ”Veteran” Jawa Timur bersama dengan Bapak Ribut Santoso Dosen Agribisnis Universitas Wiraraja Sumenep dan Andini Temdna Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, dan juga Bapak Jefry, seorang pegawai negeri sipil dari Dinas UMKM Kota Malang, serta Bapak Budianto, seorang rekan media Habibie. Habibie sangat senang dengan konsep modelling pendekatan interpretatif dalam menguatkan citizinship, pembicaraan bisa terangsang dengan baik dan bisa lebih nyaman dan santai.

Img 202410305 101224121
Koordinasi antara akademisi, pemerintah dan media, foto: dok

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat usaha mikro dan kecil yang bergerak di bidang pengolahan tempe, yang merupakan ciri khas desa Sanan. Habibie menjelaskan bahwa di era modern ini, masyarakat harus belajar strategi keberlanjutan baru untuk membuat bisnis lokal lebih relevan di pasar yang dinamis dengan persaingan yang ketat.

”Dalam pengembangan ini, misalnya, kami berusaha agar para pelaku bisnis memahami konsep akuntansi sederhana dan manajemen dasar sumber daya keuangan. Ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi desa agar mampu menghadapi tekanan inflasi yang tinggi dan mengakomodasi perubahan tren perilaku konsumen,” kata Habibie.

Bapak Jefry dari Dinas UMKM Kota Malang menambahkan, “Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan media seperti ini sangat penting dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kami juga berencana mengadakan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku usaha agar mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan berdaya saing tinggi”.

Adanya dukungan dari pihak media, Bapak Budianto menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung dalam publikasi kegiatan serta mempromosikan produk lokal Desa Sanan. “Kami ingin masyarakat lebih mengenal produk unggulan dari Desa Sanan, yang memiliki kualitas tinggi dan potensi pasar yang besar, baik di tingkat lokal maupun nasional,” jelasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ekonomi desa yang berkelanjutan, dengan sinergi yang kuat antara akademisi, pemerintah, dan media di tengah era tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Penulis : Samas Adimisa Mishbah Habibie, Ribut Santoso, Noer Aida Triandini

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578