PASURUAN,GELORAJATIM.COM – Memasuki malam ke-10 bulan suci Ramadhan 1447 H, suasana khidmat menyelimuti Masjid Jamik Al Mubarok, Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Pada Jumat malam (27/02/2026), digelar kegiatan Safari Ramadhan yang mempertemukan jajaran KUA, MWC NU, Forkopimcam, hingga tokoh masyarakat setempat dalam satu majelis.
Acara yang diawali dengan salat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektoral di wilayah Rejoso. Tak hanya ibadah mahdah, kegiatan ini juga diisi dengan Khotmul Qur’an (pembacaan surat Ad-Dhuha hingga An-Naas) yang menambah keberkahan suasana.
Pesan Ketakwaan dan Akhlak
Kepala KUA Kecamatan Rejoso, H. Yusuf Widodo, S.Ag, M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga konsistensi ketakwaan di mana pun berada. Beliau mengutip hadis riwayat Imam Tirmidzi sebagai pengingat bagi jamaah.
“Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada. Ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, niscaya hal itu dapat menghapusnya. Bergaullah dengan sesama manusia dengan akhlak yang baik,” pesan H. Yusuf Widodo di hadapan jamaah.
Ramadhan sebagai Media Transformasi Karakter
Senada dengan hal tersebut, Ketua MWC NU Rejoso, KH. Lutfi Adnan, M.Pd.I, memberikan tausiyah mendalam mengenai filosofi puasa. Menurut beliau, Ramadhan bukan sekadar menahan lapar, melainkan media pembentuk karakter disiplin, mulai dari pola makan hingga ketepatan waktu ibadah.
Kiai Lutfi juga memaparkan empat golongan manusia yang dirindukan surga berdasarkan sabda Rasulullah SAW:”Orang yang gemar membaca Al-Qur’an,Orang yang menjaga lisan dari ucapan buruk dan kebencian.
Orang yang memberi makan mereka yang lapar.
Orang yang menjalankan puasa Ramadhan dengan penuh keimanan.
“Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk mengubah diri ke arah yang lebih baik agar termasuk dalam golongan yang dirindukan surga tersebut,” tutur beliau.
Kehadiran Tokoh Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya:
KH. Abdul Muid (Rois Syuriyah MWC NU Rejoso) yang menutup acara dengan doa.
KH. Yunus Abd. Ghofur (Ketua DMI Kecamatan Rejoso).
Eko Sugiarto, SH (Ketua AKD Kecamatan Rejoso).
Saiful Asror, M.Pd.I (Ketua Takmir Masjid Al Mubarok).
Serta jajaran Forkopimcam, para ustadz, dan tokoh masyarakat Desa Sadengrejo.
Ketua Takmir, Saiful Asror, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Masjid Al Mubarok sebagai lokasi Safari Ramadhan kali ini. Kehadiran para pimpinan instansi dan ulama ini diharapkan membawa keberkahan bagi warga Sadengrejo dan sekitarnya. (Wan/ji)
















