Hari jadi
Budaya

Ruwat Dusun Bringin Kulon Desa Bringinbendo Taman, Tradisi, Syukur, dan Kerukunan Warga Menyatu

578
×

Ruwat Dusun Bringin Kulon Desa Bringinbendo Taman, Tradisi, Syukur, dan Kerukunan Warga Menyatu

Sebarkan artikel ini
20260205 224244 Scaled
Kepala Desa Bringinbendo (Batik hitam) menerima Gunungan dari salah satu tokoh Masyarakat Dusun Bringin Kulon H. Gimo sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang kulit dalam rangka Ruwat Dusun Bringin Kulon 2026
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Dalam rangka melestarikan budaya leluhur, warga Dusun Bringin Kulon, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, menggelar Ruwat Dusun Bringin Kulon 2026 dengan mengusung tema “Merawat Tradisi, Memupuk Kerukunan dalam Keberagaman Warga”. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis (05/02/2026) malam dan berlangsung khidmat.

Ruwat dusun yang menjadi tradisi tahunan ini disambut antusias ratusan warga. Sejak sore hari, masyarakat sudah memadati lokasi acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga puncak acara pada malam hari.

Breaking News

Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Bringinbendo H. Sholeh Dwi Cahyono beserta seluruh perangkat desa. Turut hadir pula Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPMD, ketua RT/RW se-Desa Bringinbendo, TP PKK Dusun Bringin Kulon, pengurus BUMDes, pengurus KDMP, Karang Taruna, perwakilan BPD Kecamatan Taman, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Ruwat Dusun Bringin Kulon, Siswanto, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.

“Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Dusun Bringin Kulon, Bapak Kepala Desa Bringinbendo, serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Ruwat Dusun Bringin Kulon tahun 2026. Kami mohon maaf apabila dalam penyambutan maupun hidangan terdapat kekurangan,” ujar Siswanto.

Siswanto juga mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan yang menghubungkan Bringin Kulon hingga Bringin Wetan. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil perjuangan Kepala Desa Bringinbendo dengan dukungan serta doa seluruh warga.

“Alhamdulillah, jalan Bringin Kulon sampai Bringin Wetan kini sudah terealisasi. Ini semua berkat usaha dan perjuangan Pak Kades serta dukungan dan doa seluruh warga Desa Bringinbendo,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bringinbendo H. Sholeh Dwi Cahyono dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur karena pelaksanaan ruwat dusun dapat berjalan dengan lancar dan cuaca yang mendukung.

“Alhamdulillah, acara Ruwat Dusun Bringin Kulon malam ini bisa terselenggara dalam kondisi cerah. Semoga seluruh rangkaian acara dapat berjalan kondusif hingga akhir,” ucap H. Sholeh.

Ia juga berharap keberagaman warga masyarakat Dusun Bringin Kulon dan Desa Bringinbendo secara umum dapat menyatu dalam kebersamaan dan kerukunan melalui tradisi ruwat dusun tersebut.

“Mudah-mudahan keberagaman warga bisa nyawiji, dadi siji, lebur dalam Ruwat Dusun Bringin Kulon, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, H. Sholeh menyampaikan parikan Jawa yang disambut tepuk tangan warga. “Nang Kalanganyar tuku telo, sak iki dalane wes anyar opo wargaku sik ngersulo,” ucapnya, yang merujuk pada selesainya pembangunan jalan beton dari Bringin Kulon hingga Bringin Wetan.

Ruwat dusun sendiri merupakan tradisi tahunan masyarakat sebagai bentuk doa kepada leluhur dan permohonan keselamatan bagi dusun. Tradisi ini juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus sarana mempererat persaudaraan, memperkuat gotong royong, serta menjaga kearifan lokal.

Puncak acara Ruwat Dusun Bringin Kulon 2026 ditandai dengan pagelaran wayang kulit yang menghadirkan Dalang Ki Agung Ndo Julianto dari Desa Centong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dengan lakon “Semar Bangun Kayangan”.

Lakon tersebut mengisahkan Semar yang naik ke kahyangan untuk menegur para dewa agar tidak terlena oleh kemegahan dan kekuasaan. Melalui kisah tersebut, masyarakat diajak untuk meneladani nilai keadilan, kejujuran, dan pengabdian demi kesejahteraan bersama, sejalan dengan makna ruwat dusun yang sarat nilai luhur. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578