SIDOARJO – Luapan sungai Kalimas merendam 6 desa / Kelurahan yang ada di Kecamatan Taman , rata – rata ketinggian air mencapai 70 Cm – 1 Mtr , daerah terparah ada di Desa Tanjungsari .
Sekretaris Kecamatan Taman Moch. Fahruddin, S.Sos Rabu ( 26/02/2025 ) siang meninjau beberapa desa yang wilayahnya terendam luapan air Sungai Kalimas , ditemui ketika meninjau wilayah Desa Pertapan Maduretno , Fahruddin mengatakan bahwa pemerintah Kecamatan Taman sudah menginventarisir wilayah mana saja yang terendam air akibat luapan Sungai Kalimas.
” Langkah awal kami adalah menginventarisir wilayah yang terendam dan itu sudah kami lakukan sejak kemarin , selanjutnya akan kami laporkan kedinas terkait agar segera mendapatkan bantuan dan mudah – mudahan banjir diwilayah Kec. Taman ini segera teratasi “, ujar Fahruddin.
Untuk wilayah yang terendam , Fahruddin menyebutkan mencapai 6 desa / kelurahan ,” Untuk wilayah yang terendam ada 4 desa yakni Desa Pertapan Maduretno , Desa Tanjungsari , Desa Krembangan , Desa Tawangsari dan 2 kelurahan yaitu Kelurahan Ngelom dan Kelurahan Wonocolo “, Papar Fahruddin .
Untuk wilayah yang terparah terendam air Fahruddin menyebutkan ada diwilayah Desa Tanjungsari ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa .
Masih lanjut Fahruddin terkait kesehatan warga yang rumahnya terendam air beberapa ada yang sudah mengalami gatal – gatal , akan tetapi sudah ada tim kesehatan yang turun ke posko – posko banjir yang sudah didirikan di masing – masing desa / kelurahan ,” Untuk sementara penyakit yang sudah diderita gatal – gatal dan sudah difasilitasi dari Puskesmas Trosobo untuk mengantisipasi penyakit sudah diberikan obat – obatan untuk warga yang sudah menderita gatal – gatal di posko – posko yang sudah didirikan “, pungkas Fahruddin.
Sementara itu Kepala Desa Pertapan Maduretno H. Heru Sutiyo, SE mengatakan bahwa ada 3 dusun diwilayah desanya yang terendam air ,” Untuk wilayah desa kami ada 3 dusun yang terendam air yaitu Dusun Banjaranyar , Dusun Banjarsari dan Dusun Banjarpertapan “, Ujar Abah Heru panggilan akrab beliau .
Dari 3 dusun ini menurut abah Heru rumah warga yang terdampak mencapai 322 rumah ,” Sejak kemarin sampai malam hari kami mendata dengan dibantu perangkat desa , Babinsa , Bhabinkamtibmas serta rekan – rekan Satpol PP Kec. Taman , untuk rumah warga yang terendam air mencapai 322 rumah “, ujar Abah Heru.
” Untuk sementara tadi malam kami bantu menyediakan makan untuk warga dan selanjutnya kami berkoordinasi dengan pihak Kec. Taman untuk langkah – langkah selanjutnya , kami juga berkoordinasi dengan Puskesmas Trosobo dan mendirikan posko yang digunakan untuk petugas medis dari Puskesmas menerima warga yang sudah mulai terjangkit gatal – gatal “, pungkas Kades yang menjabat diperiode keduanya ini.
Sementara itu beberapa warga yang ditemui awak media GeloraJatim mengatakan bahwa banjir kali ini yang terparah ,” banjir kali ini yang paling parah mas , sebelum – sebelumnya gak pernah sampai setinggi seperti sekarang ini “, ungkap beberapa warga kompak mengatakan hal yamg sama .
Semoga banjir segera surut dan warga bisa beraktifitas dengan normal kembali , mengingat semakin lama air tergenang maka dikhawatirkan akan semakin banyak penyakit yang menjangkiti warga. (Rief)
















