Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Gemuruh sorak-sorai ratusan warga dan suporter mewarnai partai grand final turnamen bola voli putra “Orbit Lima Volley ball Cup I” di lapangan bola voli Dusun Bringin Wetan, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (11/10/2026) malam. Pertandingan puncak tersebut berlangsung meriah dengan mempertemukan PUBA Surabaya melawan tim tuan rumah BBVC Bringinbendo.
Turnamen yang digelar Karang Taruna (Kartar) Orbit Lima RW 05 Dusun Bringin Wetan ini menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat sejak pertandingan perebutan juara ketiga hingga partai final yang berlangsung sengit dan menyedot perhatian para pecinta olahraga bola voli.
Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir menyaksikan jalannya pertandingan, di antaranya Kepala Desa Bringinbendo H. Soleh Dwi Cahyono, Ketua TP PKK Desa Bringinbendo Hj. Muda’ah, Ketua RW 05 Karimun, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Ketua RT/RW se Desa Bringinbendo, serta tamu undangan lainnya.
Ketua panitia Orbit Lima Volley ball Cup I, Muhammad Dhani Prasetyo, mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan kegiatan perdana yang diselenggarakan Karang Taruna Orbit Lima. Ajang ini menjadi salah satu upaya pemuda setempat untuk menghadirkan kegiatan positif sekaligus mengembangkan minat masyarakat terhadap olahraga bola voli.
“Turnamen ini merupakan kegiatan dari Karang Taruna Orbit Lima RW 05 Bringin Wetan, Desa Bringinbendo. Untuk penyelenggaraan perdana ini, kami bersyukur pertandingan bisa berlangsung dengan meriah dan mendapat dukungan dari masyarakat. Insyaallah, kegiatan ini akan berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Dhani.

Ia menjelaskan, turnamen tersebut diikuti 16 tim bola voli yang berasal dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Persaingan antar tim sejak babak awal hingga partai final menunjukkan tingginya minat terhadap olahraga bola voli sekaligus memberikan kesempatan bagi para pemain untuk menguji kemampuan mereka di lapangan.
Sebelum memasuki partai puncak, pertandingan pertama pada malam grand final mempertemukan GTCK Bohar melawan Putra Jaya Prambon dalam perebutan posisi juara ketiga dan keempat. Kedua tim berusaha menampilkan permainan terbaik untuk memperebutkan juara di turnamen perdana tersebut.
Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga, GTCK Bohar berhasil tampil lebih dominan. Tim tersebut menyudahi perlawanan Putra Jaya Prambon dalam dua set langsung dengan skor 2-0, sekaligus memastikan diri menempati posisi juara ketiga Orbit Lima Volley ball Cup I.
Sementara itu, perhatian penonton semakin terpusat pada partai final yang mempertemukan PUBA Surabaya dengan BBVC Bringinbendo. Sebagai tuan rumah, BBVC mendapat dukungan penuh dari suporter yang memadati area lapangan. Tim tersebut juga diperkuat Agustino, pemain Timnas bola voli putra Indonesia yang menjadi salah satu daya tarik pertandingan puncak.
Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, BBVC Bringinbendo harus menghadapi permainan PUBA Surabaya yang solid dan sulit dibendung. Sejak pertandingan berlangsung, kedua tim berusaha membangun serangan dan mempertahankan pertahanan terbaik untuk merebut gelar juara pertama.
PUBA Surabaya akhirnya berhasil mengakhiri perlawanan BBVC Bringinbendo dengan kemenangan 3-1. Hasil tersebut mengantarkan PUBA Surabaya keluar sebagai juara pertama Orbit Lima Volley ball Cup I, sedangkan BBVC Bringinbendo harus puas menempati posisi runner-up meski telah berjuang di hadapan publik sendiri.
Ketua RW 05 Dusun Bringin Wetan, Karimun, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen yang diinisiasi para pemuda Karang Taruna Orbit Lima. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga berpotensi mendorong pembinaan olahraga dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Alhamdulillah, seluruh warga RW 05 sangat mendukung kegiatan bola voli yang diselenggarakan Karang Taruna Orbit Lima. Saya selaku ketua RW sangat mendukung karena selain menghibur masyarakat, turnamen ini juga menjadi sarana membina dan memajukan olahraga bola voli, khususnya bagi warga Bringin Wetan, Desa Bringinbendo,” ungkap Karimun.
Ia menambahkan, pelaksanaan turnamen tersebut sepenuhnya mengandalkan inisiatif dan pendanaan dari para anggota Karang Taruna Orbit Lima. Dana yang terkumpul dari kegiatan jalan sehat sebelumnya dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi. Dengan demikian, menurut Karimun, pihak RW tidak mengeluarkan anggaran untuk membiayai turnamen tersebut.
Para pemenang memperoleh penghargaan berupa trofi dan uang pembinaan. Juara pertama, PUBA Surabaya, mendapatkan trofi serta uang pembinaan Rp 2 juta. BBVC Bringinbendo sebagai juara kedua menerima trofi dan Rp 1,5 juta, sedangkan GTCK Bohar di posisi ketiga memperoleh trofi serta Rp 1 juta. Sementara itu, Putra Jaya Prambon yang menempati posisi keempat mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 750 ribu.
Kepala Desa Bringinbendo, H. Soleh Dwi Cahyono, turut mengapresiasi keberhasilan Karang Taruna Orbit Lima dalam menyelenggarakan turnamen bola voli yang mendapat sambutan antusias masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus membuka peluang bagi munculnya atlet-atlet potensial dari Desa Bringinbendo.
“Saya mengucapkan selamat kepada PUBA Surabaya yang berhasil menjadi juara dalam turnamen yang diselenggarakan anak-anak Karang Taruna Orbit Lima ini. Kami sangat mengapresiasi semangat para pemuda yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Semoga turnamen ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet bola voli potensial serta memperkuat kekompakan dan kebersamaan warga Bringinbendo,” pungkas Soleh. (rif)
















