Diduga limbah dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo.
GeloraJatim.com _ Warga Simowau, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Selasa (26/10/2021) pagi. digegerkan adanya bau menyengat dan membuat sesak nafas. Setelah ditelusuri oleh sejumlah warga, sumber bau tersebut, berasal dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo, pabrik yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Sepanjang.
IM, warga setempat mengutarakan saluran air depan rumahnya, berubah warna, seperti air mendidih, serta baunya sangat menyengat membuat nafas menjadi sesak. Bahkan tadi, banyak anak kecil yang biasanya bermain dekat saluran air, tiba-tiba menangis, karena menghirup bau yang berasal dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo,” ucapnya.
Bu Dh, warga lain yang rumahnya berdekatan dengan pabrik mengaku ini limbah dari pabrik depan yaitu CV Cakrawala Sakti Sidoarjo. “Kok ngawur, limbah dibuang ke saluran air warga, jelas ini merusak lingkungan. Sedangkan warga di Simowau ini, masih banyak yang memakai air sumur buat masak dan minum,” kesalnya.

Dh sangat khawatir dengan adanya aliran limbah dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo ke saluran air warga yang padat penduduk ini. Bisa berpengaruh dan berdampak buruk bagi kesehatan, serta merusak ekosistem di lingkungan.
Selain itu, aliran sungai tersebut juga untuk mengaliri sawah pertanian tentunya dapat merugikan petani,” ujarnya.
Warga disekitar Simowau berharap masalah ini diusut secara tuntas dan tidak ada pembelaan terhadap pelaku pengerusakan alam. “Kami juga meminta agar penegak hukum dan DLHK turun langsung ke lapangan dengar langsung keluhan masyarakat akibat cairan dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo,” kata warga lain berinisial Wan.
Warga setempat menuturkan kuat dugaan limbah itu berasal dari CV Cakrawala Sakti Sidoarjo yang berada di Jalan Trunojoya Kelurahan Sepanjang yang beroperasi di daerah tersebut.
Masih menurut warga, tadi sudah didatangi oleh pihak pabrik CV Cakrawala Sakti Sidoarjo dan berjanji akan menyedot dan menyemprot obat atau sejenisnya. Namun apakah itu bisa menjamin keselamatan akibat pencemaran limbah tersebut,” tanyanya.
Dalam hal ini, pihak pabrik CV Cakrawala Sakti Sidoarjo saat dikonfimasi rekan media pada Rabu (27/10/2021) mengatakan bahwa ini dikarenakan adanya pengurasan tandon air dengan HCL tapi cairannya terkena sampah yang masih tertimbun di kantor. Jadi akhirnya menyebabkan bau menyengat. Kami sudah mengelontorkan air tangki sebanyak 5000 liter untuk menetralkan. Tetapi masih ada selokan yang buntu. Kami sudah tindak lanjuti langsung ke lapangan dengan ketua RT dan perwakilan warga. Solusinya di sedot oleh mobil penyedot WC. Jadi itu bukan limbah Pak,” jawabnya.
“Kalau ini kejadiannya pagi tadi Pak. Ketua RT sudah ke kantor CV Cakrawala Sakti Sidoarjo dan kami sudah bereskan serta tanggung jawab juga. Jadi selokan yang di belakang tempat pemukiman warga sudah kami sedot Pak. Tadi kami sudah tinjau ke lapangan langsung,” terang pihak pabrik.
Pihak perusahaan CV Cakrawala Sakti Sidoarjo menambahkan kalau perusahaan tidak memproduksi bahan kimia, hanya pengisian dan mencampur bahan kimia yang dibeli dari supplier, sehingga tidak ada limbah yang dihasilkan,” tambahnya.
Menyikapi hal ini, ketua DPD LSM Gempar Sidoarjo, Sunyoto, S.H mengatakan apapun bentuk pelanggaran, pelaku pembuangan limbah, jelas- jelas melanggar aturan dan selaku LSM Gempar akan melaporkannya ke Dinas terkait,” jelas Nyoto.
Perlu diketahui jika terbukti, pembuang limbah bahan beracun dan berbahaya, dapat dijerat pidana dengan sanksi denda mencapai Rp 3 miliar. (Wd)




