Hari jadi
Uncategorized

Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI di Provinsi Jambi Diwarnai Pengusiran Jurnalis

53
×

Kunjungan Kerja Menteri Pertanian RI di Provinsi Jambi Diwarnai Pengusiran Jurnalis

Sebarkan artikel ini
Img 20211107 Wa0019 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Potret Menteri Pertanian RI saat berkunjung di Jambi.

JAMBI, GELORA-JATIM.COM _ Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo berkunjung ke Provinsi Jambi untuk melakukan pelepasan ekspor biji pinang ke negara Pakistan.

Breaking News

Saat melakukan pengecekan gudang biji pinang di CV Indokara di Jalan Suak Kandis, Desa Pudak III, Kumpe Ulu Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (6/11/2021) pagi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo diduga melakukan pengusiran terhadap awak media yang tengah melakukan peliputan.

Media yang melakukan peliputan merupakan media yang terdaftar dalam undangan liputan, namun Menteri Pertanian maupun rombongannya mengusir wartawan saat melakukan pengambilan gambar. Tak hanya wartawan saja yang di usir, salah satu crew Humas Balai Karantina Pertanian yang melakukan pengambilan gambar juga di usir.

Jurnalis kompas TV, Suci Annisa mengungkapkan, saat dirinya melakukan peliputan bersama rekan media yang lain, dirinya di usir langsung oleh Menteri dan di lanjutkan protokol menteri yang hadir saat itu untuk melakukan pengamanan.

“Jadi gini bang, kami para Wartawan di undang untuk melakukan peliputan ke acara pelepasan pinang ke Pakistan yang di lakukan Pak Menteri. Kita hadir sebagai undangan, karena nama wartawan yang meliput sudah ada dalam undangan tersebut,” ungkap Suci.

Saat Pak Menteri melakukan pengecekan Pinang yang akan di ekspor, para wartawan di arahkan oleh protokol untuk berdiri sebelah kiri. Namun dari tim Menteri melontarkan ucapan kalau media tidak boleh masuk. “Media keluar, media jangan ada yang masuk,” sambungnya dengan nada-nada yang tidak menyenangkan sekali jika ada media atau wartawan yang meliput dalam kegiatan tersebut.

Namun hal ini langsung diketahui olah posisi wartawan kompas TV juga wartawan dari Media Cetak/Online lainnya. Sehingga dalam hal tersebut sudah dalam posisi record dan dalam bentuk video terlihatnya sangat jelas sekali, juga video pengusiran tersebut terekam jelas.

“Sampai kapan, Jurnalis Media atau Para Pewarta ini diperlakukan seperti ini. Kejadian ini yang kedua kalinya wartawan di usir. Apakah sehina inikah pekerjaan media di mata mereka,” ucap Suci.

Tindakan yang dilakukan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, saat kunjungan ke Jambi, sama sekali dinilai tidak menghargai Profesi Wartawan atau Jurnalis yang sedang bertugas. Tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan UU Pers No 40 tahun1999. Dimana menghalang-halangi tugas Wartawan dan tidak menghargai kemerdekaan Pers, maka dalam UU tersebut akan dilaporkan kepada Dewan Pers pusat agar permasalahan ini segera dituntaskan.

Untuk kedepannya tidak ada lagi yang menghalang- halangi tugas Jurnalis, apalagi para Pewarta semuanya yang ada di Indonesia ini, sifatnya bekerja sosial dan tidak ada gaji. Jadi kami berharap kepada seluruh pemerintahan atau Instansi terkait jangan pernah menganggap sebelah mata. Jangan menganggap rendah terhadap Para Pewarta Media Jurnalis di Indonesia yang mana sedang bertugas,” itulah pinta kami sebagai para pewarta.

Selaku Jurnalis dan juga menjabat sebagai Ketua IJTI Pengda Jambi, Suci Annisa telah melaporkan hal ini kepada IJTI Pusat untuk ditindak lanjuti. Agar tidak ada lagi pihak-pihak yang menghalang- halangi tugas seorang jurnalis. Harapan kami kasus ini segera di naikan dan ditayangkan,” tandasnya. (fdy)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578