GELORAJATIM.COM — Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) merupakan program persiapan karir yang komprehensif dan memberikan kesempatan bagi Mahasiswa untuk belajar di luar program studi dengan jaminan konversi SKS yang diakui perguruan tinggi.
Saat ini program MSIB memang sangat digemari oleh generasi muda terutama mahasiswa, hal ini dikarenakan dapat menjadi sarana untuk mendapatkan pengalaman kerja di dunia kerja yang nyata. Sehingga hal ini yang menjadikan dayatarik mahasiswa untuk mengikuti dalam program MSIB.
Ketertarikan program MSIB ini tak luput dari mahasiswa asal UPN “Veteran” Jatim bernama Isma Arifatul Rahma Putri. Isma yang merupakan mahasiswa aktif jurusan Agribisnis angkatan 2021 yang juga mengikuti program MSIB Batch 6. Dimana dalam hal ini ia memilih BTPN syariah sebagai mitra dengan posisi sebagai Penggerak Pasar Daya di Remote Site yang bertepat di Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Alasan menjadikan BTPN Syariah sebagai mitra karena saya beranggapan jika berkolaborasi dengan BTPN Syariah nantinya akan membantu nasabah dalam hal menciptakan nilai tambah guna untuk meningkatkan pendapatan nasabah.

Hal ini sesuai dengan tujuan dari program BTPN Syariah yaitu program bestee. Dimana program bestee merupakan kemitraan antara pihak kampus dan BTPN Syariah yang mengajak mahasiswa untuk memberikan pelayanan dan aksi langsung kepada para ibu-ibu nasabah pengusaha UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), untuk mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya secara terukur dan berkelanjutan.
Program magang Bestee dari PT BTPN Syariah memberikan dampak posistif terhadap UMKM nasabahnya. Dengan tagline andalannya Bersama Berdaya Memberi Makna, bukanlah hanya sebuah tagline semata, program magang ini secara langsung membawa perubahan positif untuk UMKM nasabah PT BTPN Syariah Tbk, dimana banyak nasabah yang menyadari bahwa usahanya jauh dari kata maju dan masih banyak hal-hal yang kurang, diantaranya membantu promosi melalui akun lapak daya dari BTPN Syariah, agar produk/jasa dari UMKM ibu-ibu tersebut dapat lebih di kenal masyarakat luas.
Progam ini juga memberikan pendampingan atau kiat-kiat bagaimana strategi pemasaran produk UMKM dengan baik dan benar. Kami juga memberikan solusi mengenai bagaimana proses pengemasan produk, tata cara berjualan secara online dan juga tatacara berjualan Pre-order.
Jobdisk sebagai posisi PPD juga memberikan motivasi kepada ibu-ibu nasabah untuk senantiasa semangat menjalankan UMKM dan menciptakan inovasi-inovasi dari produk atau jasa yang di pasarkan. Oleh karena itu dengan adanya pendampingan sangat membantu nasabah BTPN dalam mengembangkan usahanya. Seperti halnya pada saat melakukan wawancara testimoni pada salah satu nasabah setelah diberikan pendampingan, yang dimana pada saat itu beliau mengatakan.
“Adanya pendampingan menambah pengetahuan saya terutama terkait indentitas usaha dan traditional marketing yang dimana pada saat pendampingan diajarkan materi dan juga praktek, sehingga kini usaha saya memiliki identitas usaha dan juga adanya banner sebagai contoh penerapan traditional marketing,” Ucap Ibu Anis salah satu nasabah BTPN Syariah yang memiliki usaha warung jajanan.
Dan sebagai seorang Penggerak Pasar Daya (PPD) yang kinerja nya berkaitan dengan dokumentasi serta editing konten, juga membawa dampak positif bagi nasabah melalui salah satu jobdesknya yaitu kurasi produk.
Kurasi produk adalah menyeleksi/memilah serta mendokumentasikan usaha para nasabah PT BTPN Syariah Tbk sesuai dengan kriteria pasar daya dan akan di editing oleh tim daya dan dimana pasar daya ini membantu akses pasar nasabah yang menjadikan nasabah jangkauan pasarnya akan lebih luas.
Penulis : Isma’ Arifatul Rahma Putri







