MOJOKERTO,GELORAJATIM. COM – Ricuhnya dunia pendidikan yang terjadi di Kabupaten Mojokerto saat ini terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum LSM membuat ketua umum FPSR angat bicara.Aris Gunawan tegaskan dirinya tidak pernah mendatangi ataupun menghubungi pihak sekolah di Mojokerto.
Berdasarkan informasi yang beredar, dunia pendidikan Mojokerto saat ini gempar karena adanya oknum LSM yang disebut-sebut memeras beberapa kepala sekolah.Namun, Aris Gunawan menjelaskan bahwa oknum tersebut bukan anggota nya.
Terlepas hal itu,publik juga menilai dan mempertanyakan terkait pejabat kepala sekolah tersebut.Kalau merasa tidak salah kenapa harus takut dan mau untuk memberikan uang kepada oknum LSM tersebut.
Menurut salah satu pentolan aktivis Surabaya yakni Wahyudi,SH mengatakan jika polemik antara LSM dan kepala sekolah ini masuk ke ranah hukum.Aparat juga harus adil dalam memeriksa dan memproses status hukum dari kedua belah pihak.
“Jangan koar-koar diperas LSM saja.Pejabat yang bersangkutan juga harus diperiksa kenapa mau memberikan uang kepada LSM tersebut.” Ujarnya.
Problematika saling lapor antar LSM dan kepala sekolah di Mojokerto ini menunjukkan bahwa bobroknya dunia pendidikan masih saja terjadi.Jika memang masalah ini masuk ke ranah hukum.Masyarakat berharap semua harus diproses secara adil dan transparansi kepada publik.(Red)
















