Hari jadi
Kriminal

Kasus Kematian Sekdin PRKP Bangkalan, Jejak Digital Korban Diburu untuk Ungkap Terduga Pelaku

2
×

Kasus Kematian Sekdin PRKP Bangkalan, Jejak Digital Korban Diburu untuk Ungkap Terduga Pelaku

Sebarkan artikel ini
20260628 103544
Foto E, pria yang diduga ada kaitannya dengan penemuan jenazah RYS di mobil dinas Pemkab Bangkalan, saat ini keberadaannya sedang diburu Unit Satreskrim Polresta Sidoarjo. (Foto Istimewa)
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kasus kematian Sekretaris Dinas (Sekdin) Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, RYS (50), masih terus menjadi perhatian. Hingga lebih dari sepekan setelah jasad korban ditemukan di wilayah Sidoarjo, aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang diduga terlibat.

Salah satu langkah yang kini ditempuh penyidik Satreskrim Polresta Sidoarjo adalah memperkuat penelusuran jejak digital melalui telepon genggam milik korban. Dari perangkat tersebut, penyidik berupaya melacak keberadaan pria berinisial E yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.

Breaking News

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan penyidik juga telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur guna mempercepat proses pengungkapan perkara. Meski demikian, hingga Jumat (03/07/2026), keluarga mengaku belum memperoleh informasi terbaru mengenai status hukum maupun keberadaan pria yang diduga terlibat.

Risang mengungkapkan bahwa telepon genggam korban menjadi barang bukti penting karena menyimpan berbagai informasi yang mengarah kepada identitas pria tersebut, mulai dari foto, alamat hingga nomor telepon yang dapat ditelusuri oleh penyidik.

“Sampai saat ini polisi belum memberikan kejelasan sama sekali soal status terduga pelaku tersebut. Namun kami berharap penyidik dapat memaksimalkan barang bukti yang ada, terutama telepon genggam korban yang memuat identitas, foto, alamat, hingga nomor telepon terduga pelaku sehingga proses pelacakan bisa segera membuahkan hasil dan kasus ini dapat segera terungkap,” ujar Risang Bima Wijaya.

Selain jejak digital, penyidik juga mendalami informasi bahwa sebelum kejadian, korban dan pria yang diduga terlibat sempat menginap di sebuah hotel di kawasan Malang. Informasi itu diperkuat dengan video yang sempat diunggah korban melalui akun TikTok yang memperlihatkan suasana kolam renang dari lantai atas sebuah hotel.

Meski memiliki sejumlah petunjuk, Risang memilih tidak membuka identitas pria yang diduga terlibat kepada publik. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar tidak mengganggu proses penyelidikan maupun upaya pengejaran yang masih dilakukan aparat kepolisian. Ia juga menilai berbagai informasi yang beredar terkait dugaan lokasi persembunyian terduga pelaku, termasuk kabar berada di Jawa Tengah, belum dapat dipastikan kebenarannya karena yang bersangkutan berpotensi berpindah tempat selama lebih dari sepekan terakhir. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578