PASURUAN,GELORAJATIM.COM – Guna membekali pasangan muda dengan pengetahuan yang cukup sebelum melangkah ke jenjang pernikahan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Grati menyelenggarakan bimbingan perkawinan (Binwin). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (6/5/2026) bertempat di Balai Nikah KUA Kecamatan Grati.
Acara tersebut diikuti oleh sebanyak 30 peserta atau 15 pasangan calon pengantin yang berasal dari wilayah Kecamatan Grati. Seluruh peserta tampak sangat antusias mengikuti rangkaian materi yang diberikan oleh para pembimbing.
Kepala KUA Pusaka Kecamatan Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan bahwa program Binwin ini merupakan langkah preventif pemerintah dalam membangun keluarga yang tangguh.
“Peserta sangat antusias dan mengikuti kegiatan tersebut dengan baik. Kami berharap bekal yang diberikan hari ini dapat menjadi kompas bagi mereka dalam mengarungi bahtera rumah tangga nantinya,” ujar H. Akhmad Jamaluddin Khoir kepada Gelorajatim.com.
Beliau menekankan bahwa kesiapan menikah tidak hanya soal finansial dan resepsi, namun yang lebih utama adalah kesiapan mental dan spiritual dalam memahami hak serta kewajiban masing-masing pasangan.
Manfaat Binwin bagi Calon Pengantin (Catin):
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai manfaat strategis, di antaranya:Pemahaman Hak & Kewajiban: Membantu pasangan mengerti peran masing-masing sebagai suami dan istri sesuai syariat dan undang-undang.
Manajemen Konflik: Memberikan teknik komunikasi yang efektif untuk menyelesaikan permasalahan rumah tangga secara sehat di masa depan.
Edukasi Kesehatan Reproduksi: Membekali catin dengan pengetahuan kesehatan keluarga, termasuk pencegahan stunting pada anak sejak dini.
Ketahanan Ekonomi: Memberikan panduan dasar dalam mengelola keuangan keluarga secara bijak dan produktif.
Kematangan Psikologis: Mempersiapkan mental pasangan untuk menerima kelebihan dan kekurangan pasangan demi mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab yang dinamis, menunjukkan tingginya minat catin untuk belajar ilmu berumah tangga. Dengan pembekalan ini, KUA Grati berharap angka perselisihan rumah tangga dapat diminimalisir sedini mungkin.(Wan/Ji)
















