Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kejadian tak terduga yang menimpa seorang anak di Kabupaten Sidoarjo membuat sang ibu panik dan segera meminta bantuan petugas. Jari sang anak diketahui tersangkut pada lubang tutup botol tumbler dan tidak dapat dilepaskan, sehingga membutuhkan penanganan khusus dari Tim Rescue Pos Damkar Unit Sidoarjo Kota.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (20/06/2026) malam. Laporan masuk ke BPBD dan Damkar Sidoarjo sekitar pukul 21.20 WIB dari seorang warga bernama Nurhayati yang meminta pertolongan karena jari anaknya terjepit pada bagian tutup botol tumbler.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan bahwa insiden bermula saat korban menggunakan tumbler untuk minum. Namun tanpa sengaja, jari anak tersebut masuk ke lubang pada bagian tutup botol dan tidak bisa dikeluarkan kembali.
“Petugas menerima laporan adanya seorang anak yang jarinya terjepit pada lubang tutup tumbler. Setelah dilakukan penanganan oleh tim rescue, jari korban berhasil dievakuasi dengan aman tanpa mengalami luka serius,” ujar Yoli, Senin (22/06/2026).
Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue Pos Damkar Unit Sidoarjo Kota langsung menuju lokasi dan melakukan proses evakuasi dengan hati-hati. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk melepaskan bagian tutup tumbler yang menjepit jari korban agar tidak menimbulkan rasa sakit maupun cedera.
“Penanganan seperti ini membutuhkan ketelitian agar tidak menimbulkan rasa sakit maupun luka pada korban. Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan kondisi anak dalam keadaan baik,” tambah Yoli.
Yoli juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak saat menggunakan berbagai peralatan rumah tangga. Menurutnya, benda yang terlihat sederhana seperti tutup botol tumbler tetap memiliki potensi membahayakan apabila digunakan tidak sesuai dengan fungsinya.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, untuk selalu mengawasi aktivitas anak saat menggunakan berbagai peralatan sehari-hari. Benda yang terlihat sederhana seperti tutup botol tumbler pun bisa menimbulkan risiko apabila digunakan tidak sesuai fungsinya,” jelasnya.
Ia menambahkan, BPBD Damkar Sidoarjo tidak hanya menangani peristiwa kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat non kebakaran yang memerlukan respons cepat dari petugas rescue. Keberhasilan evakuasi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (rif)
















