JEMBER, GELORAJATIM.COM — Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, H. Bambang Haryadi, S.E., kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada 21 April 2025 yang digelar di Desa Sukereno, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.
Kegiatan ini merupakan sosialisasi ke-2 yang dilaksanakan H. Bambang di wilayah tersebut. Tujuannya untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara secara praktis dan kontekstual.
Empat Pilar MPR RI yang disampaikan meliputi: Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Keempatnya ditekankan sebagai dasar penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.
Dalam sambutannya, H. Bambang mengajak masyarakat agar tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap pilar-pilar kebangsaan akan memperkuat ketahanan sosial serta memperkecil potensi perpecahan di tengah masyarakat, khususnya di era informasi yang semakin kompleks.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Beberapa isu yang mengemuka antara lain soal pemulihan ekonomi pasca pandemi serta keterbatasan akses pemuda terhadap lapangan kerja yang layak.
Menanggapi hal tersebut, H. Bambang menyampaikan komitmennya dalam memperjuangkan program-program pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelatihan keterampilan bagi generasi muda Jember agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
“Fokus kami adalah memperkuat ekonomi dari bawah, melalui pelatihan skill yang dibutuhkan di sektor formal maupun informal,” ujarnya saat berdialog dengan warga.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Mereka mengapresiasi kehadiran langsung wakil rakyat yang membuka ruang dialog dan solusi atas permasalahan yang dihadapi warga desa secara nyata.
Diharapkan, kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memperkuat semangat kebangsaan, tetapi juga memberikan dampak konkret bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Jember, terutama dalam aspek ekonomi dan pemberdayaan generasi muda. (Vieto)
















