Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan enam objek kendaraan dan sebuah rumah warga terjadi di ruas Jalan Raya Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden yang terjadi di kawasan yang dikenal sebagai jalur tengkorak tersebut mengakibatkan dua pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi tepatnya sekitar 50 meter di timur Mokas Fadil, Desa Bakungtemenggungan. Sejumlah kendaraan yang terlibat antara lain Honda Brio bernopol S 1865 PM, truk trailer bernopol L 8249 UZ, sepeda motor Honda Scoopy bernopol W 2553 NFK, Honda Beat bernopol L 6083 BAA, serta Daihatsu Luxio bernopol S 1198 NA. Selain itu, pagar rumah milik warga setempat turut mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat Honda Brio yang dikemudikan Bashori Alwi (56), warga Kecamatan Sooko, Mojokerto, melaju dari arah barat ke timur atau Mojokerto menuju Surabaya. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga terlalu mengambil jalur kanan hingga bertabrakan dengan truk trailer yang dikemudikan Anang Sudiebyo (47), warga Mojowarno, Jombang, yang melaju dari arah berlawanan.
Benturan keras membuat Honda Brio kehilangan kendali dan berputar hingga menabrak Daihatsu Luxio yang berada di sekitar lokasi. Sementara itu, truk trailer yang juga kehilangan kendali oleng ke kanan dan menghantam dua sepeda motor yang melaju searah dari barat ke timur.
Dua sepeda motor yang tertabrak yakni Honda Scoopy yang dikendarai Sugito (51), warga Desa Bakungtemenggungan, Balongbendo, serta Honda Beat yang dikendarai Rizal Afifudin (34), warga Desa Wringinpitu, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Setelah menabrak kedua kendaraan roda dua tersebut, truk trailer terus melaju hingga menghantam pagar rumah milik Isnora Andini Maretania (39) yang berada di tepi jalan.
Akibat kejadian itu, Sugito dan Rizal Afifudin meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Tidak ada korban luka berat maupun luka ringan dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta akibat kerusakan kendaraan dan pagar rumah warga.
Kapolsek Balongbendo, Kompol Sugeng Sulistiyono, SH, M.H., mengatakan hasil penyelidikan awal menunjukkan kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengemudi yang kurang konsentrasi saat berkendara sehingga kendaraan melaju terlalu ke kanan dan memasuki jalur berlawanan.
“Dari hasil olah TKP sementara, faktor yang mempengaruhi kecelakaan diduga karena pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan keluar jalur dan terjadi tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Tidak ditemukan faktor cuaca, kondisi jalan maupun kerusakan kendaraan yang menjadi penyebab utama kecelakaan,” ujar Kompol Sugeng Sulistiyono.
Usai menerima laporan, petugas Unit Lantas Polsek Balongbendo segera mendatangi lokasi, melakukan evakuasi korban ke RS Anwar Medika Balongbendo, mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Penanganan lebih lanjut kini dilimpahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (rif)
















