Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana di sebuah gudang perusahaan penyedia suku cadang kendaraan di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, mendadak berubah setelah seorang karyawan ditemukan meninggal dunia di dalam musholla gudang, Jumat (06/11/2026) malam. Korban diketahui bernama R. Didik Waskito Adi, SE (51), warga Perumahan Bringin Indah, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.00 WIB di mushollah gudang spare part PT Tingkam Maju Bersama, Jalan Sawunggaling, Desa Jemundo, Kecamatan Taman. Penemuan itu bermula ketika seorang saksi bernama Tri Laksono (48) hendak mengunci gudang setelah jam kerja karyawan berakhir.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban bersama sejumlah karyawan lainnya mengikuti meeting di lantai dua gudang sejak sekitar pukul 14.10 WIB hingga 17.20 WIB. Setelah kegiatan selesai, korban turun menuju kamar mandi, kemudian masuk ke musholla yang berada di dalam gudang. Sementara karyawan lainnya menunggu waktu shalat Maghrib di luar musholla.
Saat waktu Maghrib tiba, saksi bersama sejumlah karyawan hendak melaksanakan shalat berjamaah. Namun, mereka melihat korban dalam posisi seperti sedang tidur sehingga mengira korban tengah beristirahat karena kelelahan. Akhirnya, para karyawan melaksanakan shalat berjamaah di luar musholla.
Sekitar pukul 19.00 WIB, setelah jam kerja berakhir, para karyawan mulai meninggalkan gudang. Saksi yang masih berada di lokasi kemudian berusaha membangunkan korban. Namun, korban tidak memberikan respons. Ketika memegang kaki korban, saksi merasakan kondisi tubuhnya sudah dingin. Saksi selanjutnya menghubungi pimpinan gudang dan melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110 Polresta Sidoarjo.
Kapolsek Taman, Kompol Bagus Kurniawan, S.H., M.H., membenarkan adanya laporan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam musholla gudang tersebut. “Setelah menerima laporan melalui layanan 110, petugas piket Polsek Taman bersama Pamapta Polresta Sidoarjo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” jelasnya saat dikonfirmasi awak media GELORAJATIM.COM, Sabtu (07/11/2026).
Lebih lanjut, Kompol Bagus mengatakan, petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaan.
“Kami juga melakukan langkah-langkah penyelidikan awal dan meminta pemeriksaan medis terhadap korban guna mengetahui penyebab pasti meninggal dunianya,” pungkasnya.
Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD RT Notopuro Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER) maupun tindakan medis lanjutan sesuai prosedur. Hingga penanganan di lokasi selesai, penyebab pasti meninggalnya korban masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. (rif)
















