Bupati Pamekasan Baddrut Tamam sata Peresmian Kantor PT Taspen Persero Cabang Madura di Jalan Kabupaten, Pamekasan Kota. (Istimewa)
PAMEKASAN, gelorajatim.com/ – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam mengajak sejumlah perusahaan yang ada di Bumi Gerbang Salam untuk berkolaborasi menyusun strategi membangun daerah.
“Saya berpikir untuk melakukan langkah kolaboratif, cepat, tidak mungkin kita hidup di revolusi industri seperti ini terus kemudian tidak menghendaki inovasi dan kolaborasi,” kata Bupati Baddrut dalam kegiatan acara peresmian Kantor PT. Taspen Persero Cabang Madura.
Dia menyampaikan, revolusi industri menuntut pemerintahan dan instansi apapun untuk bekerja cepat, inovatif, kreatif, serta kolaboratif untuk mengimbangi perubahan besar seperti sekarang.
Menurut Bupati yang akrab dipanggil Mas Tamam itu, seseorang yang hidup di zaman sekarang tidak mungkin bisa survive tanpa kolaborasi, dan kecepatan. Sebab, ada banyak perubahan baru muncul yang sebelumnya tidak terpikirkan. Mulai teknologi perdagangan, dan kemudahan teknologi lainnya.
“Apalagi pandemi seperti kemarin, seakan-akan kehidupan ini berhenti sebentar, orang merasa khawatir. Makanya, kekhawatiran itu mengganggu laju ekonomi kita,” ujarnya.
Politikus Partai Kebagkitan Bangsa (PKB) ini menerangkan, pihaknya memiliki lima program prioritas selama kepemimpinannya. Meliputi pendidikan, ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan reformasi birokrasi.
Di bidang ekonomi, pihaknya memiliki program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) dengan strategi desa tematik. Mengingat, ada potensi desa yang harus digali untuk menumbuhkan ekonomi masyarakatnya.
Berkat program tersebut, masyarakat Pamekasan saat ini telah mempunyai aneka produk, seperti sarung, songkok, sepatu, sandal, tas, camilan, dan beberapa produk rumahan lainnya setelah mengikuti pelatihan gratis yang difasilitasi pemerintah daerah. Tidak hanya pelatihan gratis, pemkab juga memberikan modal dengan bunga nol persen, bantuan alat produksi, hingga fasilitasi pemasarannya.
“Makanya, ini saya kira perlu kerja sama dengan Taspen, karena APBD kita tidak cukup untuk memberikan alat produksi itu, maka assalamualaikum kita kepada Taspen, itu ada yang membutuhkan mesin sepatu, tolong dibantu, kira-kira begitu,” terangnya.
Mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode ini menambahkan, pihaknya akan mengikuti segala prosedur yang dibutuhkan untuk mendapatkan bantuan corporate social responsibility (CSR) tersebut, karena muaranya untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui program Sapu Tangan Biru.
Peresmian kantor yang berlokasi di Jalan Kabupaten tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam didampingi Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, Sekretaris Daerah, Totok Hartono, Kepala Bappeda, Taufikurrahman, dan asisten, Bambang Edy Suprapto.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sampang, Abdullah Hidayat, serta perwakilan pejabat dari Kabupaten Bangkalan, dan Kabupaten Sumenep.
Reporter : Rus
















