BANGKALAN, GELORAJATIM.COM – Sebanyak 40 warga yang terdampak adanya ledakan mortir di desa Banyuajuh, kecamatan Kamal Bangkalan beberapa pekan lalu akan menerima uang kompensasi.
Kegiatan pertemuan membahas uang kompensasi itu dilaksanakan di pendopo desa Kamal. Hadir diantaranya H. Samudri kepala desa Kamal, Samsul selaku perwakilan dari desa Banyuajuh serta saudara dari tersangka kasus ledakan tersebut.
Sebelum akan terlaksananya penyerahan biaya kompensasi ini, pihak terkait dari gabungan kelurahan desa Kamal dan desa Banyuajuh beserta tim khusus telah menilai kerugian yang dialami warga. Hasilnya tercatat ada sekitar 40 an warga yang bangunannya kena imbas.
Sedangkan acuan penilaian untuk biaya kompensasi disesuaikan dengan tingkat kerugian di tiap-tiap warga terdampak. Tetapi walaupun tidak sesuai dengan harapan warga , paling tidak ada niatan baik dari para saudara tersangka untuk bisa mengganti kerugian sesuai dengan kemampuan.
Menurut keterangan dari H.Samudri selaku kepala desa kamal, biaya tersebut nantinya dibagi menjadi 2, yakni untuk korban terdampak yang ada di desa Kamal mendapatkan 25 persen dan 75 persen diberikan masyarakat desa Banyuajuh dikarenakan desa Banyuajuh dampak kerusakannya lumayan besar. Adapun nilai dana yang diberikan sebesar 100 juta.
“Belajar dari kejadian ini, semoga untuk kedepannya tidak ada lagi insiden mengerikan yang bisa merugikan masyarakat sekitar khususnya desa kamal, dan untuk para pengepul rongsokan tolong di perhatikan jangan sampai mengulangi lagi apalagi menerima sejenis bahan apapun yang menimbulkan kerusakan atau ledakan, apabila menemukan segera laporkan kepada pihak berwajib dan juga menghimbau kepada masyarakat sekitar rongsokan turut serta mengawasi, ” ujarnya.
Selain itu pemerintah memberikan himbauan dan penyuluhan kepada para pengusaha agar untuk kedepannya lebih hati-hati lagi dalam melaksanakan aktifitasnya. ( Zainal Arifin)















