Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kepulan asap tebal dan kobaran api mengagetkan warga kawasan RT 07/RW 02, Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Minggu (13/09/2026) pagi. Empat warung tempat usaha yang berada di kawasan tersebut mendadak terbakar hingga membuat warga sekitar panik.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap sejumlah bangunan warung yang diketahui digunakan sebagai tempat usaha penjual es, bakso, dan mie ayam.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya melaporkan kebakaran kepada petugas. Laporan diterima PMK Unit Waru dari seorang warga bernama Umma sekitar pukul 07.25 WIB.
Mendapat laporan tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Unit Waru langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran. Petugas segera melakukan penanganan untuk mengendalikan kobaran api.
Humas BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu mengatakan, sesampainya di lokasi petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus memastikan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
“Objek yang terbakar ada empat warung dengan luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 200 meter persegi,” ujar Yoli Wisnu, Senin (14/09/2026).
Petugas berjibaku memadamkan api yang membakar bangunan warung. Proses pemadaman dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi kobaran api semakin meluas, mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan yang terdapat bangunan usaha lainnya.
Setelah dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas menyatakan kobaran api telah padam dan kondisi di sekitar lokasi dipastikan aman.
Yoli Wisnu menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Petugas juga memastikan penanganan dilakukan hingga tidak ditemukan lagi potensi api yang dapat memicu kebakaran susulan.
“Korban jiwa dan luka nihil. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” jelasnya.
Empat warung yang terbakar diketahui merupakan milik Ari, Rani, dan Rio. Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan serta tempat usaha mengalami kerusakan akibat dilalap api.
Sementara itu, hingga kini nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Pihak terkait juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api yang menghanguskan empat warung tersebut. (rif)
















