Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana pagi di Jalan H Anwar Hamzah, Desa Tambakoso, Kecamatan Waru, Sidoarjo, mendadak diwarnai kecelakaan tunggal. Sebuah taksi listrik tiba-tiba keluar dari jalur hingga terguling dan masuk ke saluran air di depan Apartemen Amega Crown Residence, Jumat (11/09/2026) sekitar pukul 06.15 WIB.
Kecelakaan tersebut sempat dilaporkan melalui layanan darurat 112 Surabaya. Beruntung, kendaraan dalam kondisi tanpa penumpang sehingga insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Kapolsek Waru Kompol Miftakhul Amin mengatakan, taksi listrik tersebut dikemudikan Hadi Wiryono (45), warga Bangunsari, Surabaya. Berdasarkan pemeriksaan awal, pengemudi diketahui sedang dalam perjalanan pulang setelah sebelumnya mengisi daya kendaraan.
“Pengemudi setelah mengisi daya kendaraan kemudian melanjutkan perjalanan pulang. Saat perjalanan, pengemudi mengaku dalam kondisi mengantuk,” kata Kompol Miftakhul Amin.
Sebelum kejadian, Hadi diketahui baru saja mengisi daya taksi listrik tersebut di sebuah garasi di kawasan Semolowaru. Setelah proses pengisian daya selesai, ia kemudian mengemudikan kendaraan menuju rumahnya.
Diduga rasa kantuk membuat konsentrasi pengemudi menurun. Kendaraan yang melaju di Jalan H Anwar Hamzah itu kemudian keluar dari jalur hingga kehilangan kendali dan terguling ke sisi jalan.
“Diduga karena mengantuk, pengemudi kehilangan konsentrasi sehingga kendaraan keluar jalur dan akhirnya terguling masuk ke saluran air,” ujarnya.
Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan terhadap kecelakaan tersebut. Taksi listrik yang terguling kemudian dievakuasi dari dalam saluran air agar tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan.
Kapolsek menambahkan, dalam kecelakaan tersebut tidak ditemukan adanya penumpang di dalam kendaraan. Selain nihil korban jiwa dan luka, insiden tersebut juga tidak menimbulkan kerugian material yang berarti. Polisi masih melakukan pendataan serta pemeriksaan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian kecelakaan tersebut.
Kapolsek Waru Kompol Miftakhul Amin mengimbau seluruh pengendara agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk. Pengemudi diminta beristirahat terlebih dahulu di tempat yang aman sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika merasa mengantuk atau lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat. Jangan memaksakan berkendara karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Polisi juga mengingatkan pengemudi untuk selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum digunakan. Kewaspadaan dan kondisi fisik yang prima menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan, terlebih saat berkendara pada pagi hari ketika kondisi jalan mulai ramai. (rif)
















