Hari jadi
Uncategorized

Pengusaha dan Masyarakat Gresik Barat Salurkan CSR, Kurangi Dampak Banjir Kali Lamong

93
×

Pengusaha dan Masyarakat Gresik Barat Salurkan CSR, Kurangi Dampak Banjir Kali Lamong

Sebarkan artikel ini
Img 20211103 Wa0055 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Perwakilan Pengusaha dan Masyarakat Gresik Barat usai pembagian CSR.

GRESIK, GELORAJATIM.COM – Banjir Kali Lamong masih menjadi permasalahan yang sering terjadi beberapa tahun terakhir di Kabupaten Gresik saat musim penghujan. Intensitas curah hujan yang tinggi menjadi salah satu alasan banjir di beberapa titik lokasi. Terlebih lagi endapan lumpur di aliran sungai yang tinggi sampai meluapnya aliran air sehingga masuk ke desa sekitar Kali Lamong tersebut, kondisi ini bisa memperburuk desa yang berada di dataran rendah. Hal ini perlu tetap dilakukan meskipun sulit mencegahnya, berbagai upaya pencegahan banjir terus dilakukan agar bisa meminimalisir kerugian yang dapat timbul.

Breaking News

Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) yang sebelumnya melakukan koordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Bengawan Solo, di antaranya berencana merampungkan normalisasi Kali Lamong sepanjang 6 KM, hingga akhir November 2021.

Img 20211103 Wa0056 1
Semangat dalam mengantisipasi banjir Kali Lamong.

Hal ini tak lepas dari perhatian PPMGB (Paguyuban Pengusaha dan Masyarakat Gresik Barat) yang telah mengumpulkan CSR (Corporate Sosial Responsibility) untuk berpartisipasi kepada lingkungan sekitar desa yang terdampak banjir. Kali ini para pengurus PPMGB serta perwakilan masyarakat melalui ABPEDNAS (Asosiasi BPD Nasional) Gresik bersama jajaran pemerintah Desa Morowudi, Sukoanyar dan Putat Lor, ikut terjun langsung ke titik lokasi Dusun Kletak Desa Putat Lor. Ini sebagai tindakan kongkrit turut serta mengawal CSR yang disalurkan dalam bentuk kegiatan fisik normalisasi yakni pengerukan endapan lumpur Kali Lamong , yang sebelumnya dilakukan rapat koordinasi pihak terkait dan tumpengan sederhana, di Balai Desa Morowudi Kecamatan Cerme, Rabu (3/11/2021).

AH. Zainuri selalu Kepala Desa Putat Lor memberikan masukan, agar dilakukan pengerukan di titik lokasi Kali Avur Morowudi dan pembuatan dam tanggul yang jebol di Dusun Kletak Putat Lor,” ujarnya.

Sementara, M. Soleh selalu Kepala Desa Morowudi berharap, adanya kegiatan normalisasi di tahun ini minimal mengurangi dampak banjir yang biasa terjadi 7-8 hari agar bisa 2-3 hari,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan, Ali Sa’dan sebagai perwakilan masyarakat dari BPD Abpednas Desa Morowudi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas rencana pembangunan tanggul. “Atas nama masyarakat minimal dapat mengurangi debit air saat hujan,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan normalisasi Kali Lamong, akses jalan dapat dilewati sehingga roda perekonomian tanpa terganggu,” pungkas Atok Ali selalu Pengurus PPMGB. (Gj)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578