Ilustrasi. foto : Islamidia
GeloraJatim.com – Sholat merupakan tiang agama dan termasuk rukun Islam yang kedua setelah mengucap dua kalimat syahadat. Sebagaimana adalah kewajiban setiap muslim untuk mendirikan sholat.
Baligh merupakan salah satu syarat wajib sholat, yakni cukup umur. Seorang anak yang belum baligh memang belum diwajibkan untuk mendirikan sholat. Akan tetapi perlu dididik dan diajarkan sejak dini.
Nabi akhir zaman, Rasulullah SAW sendiri memberi perintah supaya anak mulai dilatih untuk sholat sejak usia 7 tahun. Hal ini telah termaktub dalam Hadits Amer bin Syu’aib tentang pendidikan shalat terhadap anak usia 7 tahun yakni :
عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرُوا أَوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ وَفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ فِي الْمَضَاجِعِ (أخرجه ابوداود في كتاب الصلاة)
Artinya :” Dari ‘Amar bin Syu’aib, dari ayahnya dari kakeknya ra., ia berkata: Rasulullah saw. Bersabda: “perintahlah anak-anakmu mengerjakan sholat ketika berusia 7 tahun, dan pukullah mereka karena meninggalkan sholat bila berumur 10 tahun, dan pisahlah tempat tidur mereka (laki-laki dan perempuan)!”. (HR.Abu Daud dalam kitab sholat).
Meski belum bisa melakukan gerakan-gerakan sholat dengan sempurna, setidaknya ia sudah diajarkan sejak dini apa itu sholat, dan mengapa umat Islam diwajibkan untuk sholat. Jangan sampai terlambat untuk memberikan pemahaman kepada anak.
Mengajarkan anak sholat sejak dini juga akan melatih kebiasaannya. Biasanya anak-anak masih senang dengan kegiatan bermainnya, tak jarang mereka jadi lupa waktu.
Jika sholat sudah dijadikan kebiasaan dan pemahaman yang diberikan dengan baik, maka anak akan tahu tanggung jawabnya sebagai orang Islam. Orang tua tak perlu memaksanya untuk mendirikan sholat. (riz)




