Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Memperkuat kebersamaan dan menjaga kerukunan antar-elemen masyarakat menjadi salah satu pesan utama dalam kegiatan dzikir dan sholawat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan yang digelar Koramil 0816/14 Taman bersama Polsek Taman dan sejumlah majelis dzikir tersebut berlangsung di Makoramil 0816/14 Taman Jalan Raya Stasiun Kelurahan Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (15/10/2026) malam.
Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat hubungan antara TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat. Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti acara yang diikuti jamaah dari berbagai majelis dzikir dan sholawat di wilayah Kecamatan Taman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0816/14 Taman Kapten Arh Mukhlis Harianto, Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, S.H., M.H., serta Majelis Penasehat Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila PAC Taman Arie Prabowo, S.STP., M.PSDM., dan H. Heru Sutiyo, S.E. Turut hadir Ketua Pemuda Pancasila PAC Taman Setyadi atau Cak Ambon, tokoh agama, unsur organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat.
Sejumlah jamaah yang hadir berasal dari Majelis Dzikir Pemuda Pancasila PAC Taman pimpinan Ustadz Arif Chusnudin, Majelis Dzikir Tobat Nur Ilahi pimpinan Gus Fandi Ahmad Fitrah, serta Majelis Dzikir dan Sholawat Sanggar Gubuk Mbah Latif (SAGUMBAL) pimpinan Gus Ahmad Choirul Huda. Hadir pula Gus Hanafi, pengurus PSHT Sidoarjo Hendro, Ketua Korlap PSHT Sidoarjo Edi Wardoyo, Babinsa Koramil 0816/14 Taman, GP Ansor PAC Taman, Bonek Sepanjang, dan masyarakat lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah agama yang disampaikan Gus Hanafi, kemudian dilanjutkan dzikir dan sholawat yang dipimpin Ustadz Arif Chusnudin. Acara semakin khusyuk saat mahallul qiyam dipimpin Gus Ahmad Choirul Huda, sebelum ditutup dengan doa yang dipimpin Gus Fandi Ahmad Fitrah. Seluruh rangkaian tersebut menjadi sarana memanjatkan doa demi keselamatan bangsa sekaligus memperkuat nilai persaudaraan.
Dalam sambutannya, Danramil 0816/14 Taman Kapten Arh Mukhlis Harianto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara. Menurutnya, peringatan HUT TNI melalui kegiatan keagamaan menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat keimanan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan persatuan. TNI tidak bisa dipisahkan dari rakyat, karena kekuatan TNI sejatinya berasal dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. Semoga melalui dzikir dan sholawat ini, bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keamanan, serta keberkahan menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Mukhlis.
Selain mengajak masyarakat memperkuat persatuan, Mukhlis juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyosialisasikan peluang pendaftaran menjadi anggota TNI. Ia berharap generasi muda yang memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara dapat mempersiapkan diri serta mencari informasi resmi mengenai persyaratan dan tahapan penerimaan prajurit TNI.
Sementara itu, Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan menekankan pentingnya sinergitas TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, situasi wilayah yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif, kepedulian, dan kekompakan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi, mempererat persaudaraan, dan segera menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan keamanan dapat kita antisipasi sejak dini,” ungkap Bagus.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang menjadi salah satu perhatian kepolisian dalam beberapa bulan terakhir. Ia mengapresiasi kepedulian warga Desa Pertapan yang berhasil menggagalkan aksi pencurian sepeda motor melalui kekompakan dan kewaspadaan bersama. Masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda, memastikan kendaraan terparkir di tempat aman, serta tidak lengah ketika meninggalkan kendaraan.
Bagus turut mengingatkan warga agar tidak terburu-buru memindahkan barang bukti ketika terjadi tindak pidana sebelum proses olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai, kecuali diperlukan untuk menyelamatkan jiwa atau mencegah bahaya yang lebih besar. Ia juga mengajak organisasi kemasyarakatan dan kelompok perguruan silat, termasuk PSHT dan Banser, untuk menjaga kerukunan serta menghindari gesekan antarkelompok. Untuk mempercepat pelayanan kepolisian, masyarakat dapat memanfaatkan Call Center Polri 110 secara gratis selama 24 jam.
Mewakili Majelis Penasehat Organisasi Pemuda Pancasila PAC Taman, H. Heru Sutiyo, S.E., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur dalam satu majelis dzikir dan sholawat. Menurutnya, kebersamaan antara TNI yang identik dengan seragam loreng, Polri berseragam cokelat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat merupakan gambaran nyata persatuan yang perlu terus dirawat.
“Ini merupakan gambaran nyata kebersamaan, persatuan, dan persaudaraan atau srawung lan seduluran. Melalui majelis duduk bersama seperti ini, kita memiliki ruang untuk menyambung komunikasi, bertukar pikiran, serta menerima informasi dari TNI, Polri, dan pemerintah yang nantinya dapat diteruskan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing,” tutur Heru.
Ia menambahkan, tradisi duduk bersama dalam suasana penuh kekeluargaan memiliki arti penting bagi terciptanya kedamaian di tengah masyarakat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk saling mengenal, memastikan kondisi sesama, dan membangun kepedulian terhadap persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.
“Tanpa dulur, kita tidak ada rezeki dan perjuangan. Kebersamaan dan persaudaraan ini tidak boleh terputus. Saya berharap majelis dzikir dan sholawat seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut di masa mendatang, baik di tingkat kabupaten maupun lingkungan setempat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 0816/14 Taman, Polsek Taman, Pemuda Pancasila, para tokoh agama, dan masyarakat berharap sinergitas yang telah terjalin dapat semakin kuat. Momentum HUT ke-81 TNI pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga pengingat bahwa persatuan, kepedulian, keamanan, dan semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. (rif)
















