Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Warga di kawasan Krajan Stasiun, Desa Krajan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, dibuat resah dengan aksi dua pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor pada waktu subuh. Aksi tersebut terekam kamera CCTV dan rekamannya kemudian beredar di media sosial.
Dalam rekaman CCTV, kedua pria tersebut terlihat datang ke kawasan permukiman saat kondisi lingkungan masih sepi. Keduanya kemudian mendekati sepeda motor yang terparkir dan diduga berusaha membawa kendaraan tersebut.
Namun, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Sepeda motor yang hendak dibawa kabur ternyata tidak berhasil dinyalakan. Salah seorang pria kemudian terlihat mendorong sepeda motor menggunakan kaki, sementara rekannya berada tidak jauh dari lokasi.
Keduanya selanjutnya membawa sepeda motor menjauh dari kawasan tersebut. Aksi tersebut membuat warga sekitar semakin waspada, terlebih kejadian berlangsung pada waktu subuh yang dinilai menjadi salah satu waktu rawan terjadinya tindak kriminal.
Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian terdapat warga yang sempat melihat keberadaan dua pria mencurigakan di sekitar lokasi. Ketika ditanya mengenai tujuan kedatangannya, keduanya disebut mengaku sedang mencari istrinya yang dibawa seseorang.
Alasan tersebut justru menimbulkan kecurigaan warga. Pasalnya, kedua pria tersebut berada di lingkungan permukiman pada waktu subuh dan terlihat beraktivitas di sekitar kendaraan milik warga.
Kawasan Krajan Stasiun sendiri disebut pernah mengalami kejadian kehilangan sepeda motor beberapa bulan sebelumnya. Kondisi tersebut membuat warga berharap keamanan di lingkungan tersebut semakin diperketat.
Kapolsek Krian AKP Galih Putra Samodra membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan aksi pencurian sepeda motor tersebut.
“Tim sudah kami terjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendalaman terkait informasi tersebut,” kata AKP Galih, Jumat (14/08/2026).
Petugas, lanjut Galih, melakukan pengecekan terhadap lokasi serta mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Rekaman CCTV juga menjadi salah satu bahan yang dapat membantu proses pendalaman.
Galih mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap orang yang tidak dikenal, terutama mereka yang masuk ke lingkungan permukiman pada waktu dini hari maupun subuh.
Menurutnya, warga perlu memperhatikan aktivitas orang yang dinilai mencurigakan, termasuk orang yang menggunakan helm atau masker dan masuk ke gang-gang permukiman tanpa tujuan yang jelas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga meminta warga tidak mengabaikan keberadaan orang asing yang mencurigakan. Apabila menemukan aktivitas yang dianggap tidak wajar, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan perangkat lingkungan maupun kepolisian.
Meski demikian, Galih mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai. Hal tersebut penting untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman maupun tindakan yang justru dapat membahayakan warga.
“Jangan mengambil tindakan sendiri. Segera informasikan kepada kami sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai prosedur,” tegasnya.
Kepolisian hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap informasi dugaan pencurian tersebut. Warga pun diimbau meningkatkan pengamanan kendaraan dengan menggunakan kunci tambahan serta memarkir sepeda motor di tempat yang aman dan mudah diawasi.
Kewaspadaan bersama dinilai penting untuk mencegah aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di kawasan permukiman, khususnya pada jam-jam rawan seperti dini hari hingga menjelang pagi. (rif)
















