Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kebakaran terjadi di area gudang karung bekas milik PT Cipta Jaya, pabrik pengolahan tepung tulang yang berlokasi di Jalan Kalijaten Nomor 71, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (25/07/2026) pagi. Api yang sempat membesar berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.15 WIB. Tak lama kemudian, sekitar pukul 09.30 WIB, Polsek Taman menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut. Petugas piket bersama personel lainnya langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga bermula saat karyawan berupaya membakar sarang tawon vespa yang berada di tumpukan karung bekas di area gudang. Tindakan itu dilakukan setelah beberapa hari sebelumnya seorang pekerja tersengat tawon saat berada di lokasi tersebut.
Mandor pabrik, Umriyah, menjelaskan bahwa sebelumnya salah seorang karyawan bernama Turina sempat menjadi korban sengatan tawon vespa ketika berada di sekitar gudang karung bekas pada Kamis (22/07/2026). Karena area tersebut akan dibersihkan, pihaknya memutuskan untuk memusnahkan sarang tawon.
“Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB saya menyuruh dua karyawan membakar sarang tawon yang berada di tumpukan karung bekas. Awalnya api sempat padam setelah dipadamkan menggunakan satu tabung APAR dan penyiraman manual, namun ternyata api kembali muncul dari bagian dalam tumpukan karung sehingga membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Umriyah.
Melihat api terus membesar, pihak perusahaan segera menghubungi Polsek Taman. Polisi kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak tiga unit mobil damkar dari Pos Krian, Pos Waru, dan Pos Sukodono diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pembasahan.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, SH., MH., yang turun langsung kelokasi kebakaran mengatakan, anggotanya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Selain membantu proses pengamanan, petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.
“Kami segera mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, mengamankan area, serta meminta keterangan para saksi. Dugaan sementara api berasal dari pembakaran sarang tawon yang kemudian merambat ke tumpukan karung bekas. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Kompol Bagus Kurniawan.
Api dinyatakan benar-benar padam sekitar pukul 10.15 WIB setelah dilakukan proses pembasahan. Tidak ada kerugian berarti dalam kejadian kebakaran ini, karena yang terbakar hanya berupa karung bekas.
Polisi juga mencatat minimnya ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api cepat membesar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan. (rif)
















