Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Penemuan jasad seorang wanita di area barat jalur rel kereta api dekat Flyover Aloha, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, yang sempat menggegerkan warga akhirnya mulai menemui titik terang. Hasil pemeriksaan awal tim forensik memastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Korban diketahui bernama Lenny Soejatno (50), warga Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng, Surabaya. Ia ditemukan warga pada Minggu (24/05/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dalam kondisi tergeletak di dekat rel kereta api dengan mengenakan daster hitam bermotif daun.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut sempat berpamitan kepada keluarganya untuk keluar rumah. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah dalam keadaan kaku dan lebam sehingga membuat warga sekitar geger dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Petugas kepolisian bersama tim forensik kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah jenazah dibawa dari lokasi penemuan.
Kanit Forensik Pusdik Porong, Aipda Joko mengatakan dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk hasil pemeriksaan mayat yang ditemukan kemarin tidak ada unsur kekerasan. Mayat sudah lebam dan kaku, ada luka lecet di bagian lutut kiri. Pihak kami telah memeriksa bagian luar mayat tersebut,” ujarnya kepada GELORAJATIM.COM, Senin (25/05/2026).
Meski ditemukan luka lecet di bagian lutut kiri, pihak forensik memastikan luka tersebut bukan merupakan indikasi tindak penganiayaan. Pemeriksaan yang dilakukan juga hanya sebatas pemeriksaan luar tubuh korban.
Hal tersebut lantaran pihak keluarga tidak menghendaki adanya pemeriksaan lanjutan atau autopsi bagian dalam terhadap jenazah korban. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga.
“Jenazahnya telah diambil langsung oleh pihak keluarga kemarin,” tutup Joko. (rif)















