JEMBER, GELORAJATIM.COM — Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku usaha untuk semakin adaptif dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Menjawab tantangan tersebut, tim dosen Program Studi Linguistik Indonesia UPN “Veteran” Jawa Timur melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan wisata Pantai Papuma, Jember, pada 13 Mei 2026 dengan fokus meningkatkan literasi media sosial bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata.
Kegiatan ini bertujuan membantu pelaku UMKM memahami pentingnya media sosial dalam mendukung pemasaran produk dan memperluas jangkauan konsumen. Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan pendampingan terkait penggunaan platform digital seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business untuk promosi usaha secara efektif dan menarik.
Tim penyuluh kegiatan terdiri atas Dr. Endang Sholihatin, Zahro Rokhmawati, M.Pd., Aal Inderajati, S.S., M.A., Patricia Elsa M.W., S.S., M.A., Dwika Muzakky A.T., M.A., dan Nisa Hanum Mufida, M.Hum. Seluruhnya merupakan dosen Prodi Linguistik Indonesia UPN “Veteran” Jawa Timur yang memiliki perhatian terhadap penguatan literasi digital masyarakat, khususnya di sektor usaha kecil berbasis wisata.
Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM tidak hanya dikenalkan pada cara membuat konten promosi, tetapi juga diajak memahami strategi komunikasi digital yang mampu menarik minat wisatawan. Pendekatan yang digunakan bersifat praktis dan interaktif sehingga peserta dapat langsung mencoba membuat konten sederhana untuk kebutuhan promosi usaha mereka.
Aal Inderajati, dosen Linguistik Indonesia UPNVJT, menyampaikan bahwa media sosial kini menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha, terutama di kawasan wisata yang memiliki potensi besar dalam menarik perhatian pengunjung. Menurutnya, pemanfaatan media sosial secara kreatif dapat membantu UMKM memperluas pasar sekaligus membangun identitas usaha di tengah persaingan digital yang semakin berkembang.
“Wisatawan saat ini cenderung mencari informasi dan rekomendasi melalui media sosial. Karena itu, pelaku UMKM perlu aktif memanfaatkan platform digital agar produk mereka lebih mudah dikenal masyarakat luas,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Sejumlah pelaku UMKM mengaku mulai memahami pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten dan membangun komunikasi dengan pelanggan melalui media sosial. Mereka juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan bagi UMKM di kawasan wisata.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen Prodi Linguistik Indonesia UPN “Veteran” Jawa Timur berharap pelaku UMKM di Pantai Papuma dapat semakin percaya diri memanfaatkan media sosial sebagai media promosi yang kreatif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan era digital.
Oleh : Aal Inderajati, S.S., M.A.
















