NewsNasional

Di Momentum Harlah Muslimat NU ke -80,KUA Tutur, Sosialisasikan Parenting

38
×

Di Momentum Harlah Muslimat NU ke -80,KUA Tutur, Sosialisasikan Parenting

Sebarkan artikel ini
Img 20260503 Wa0000
Info Iklan hubungi 085183255578

PASURUAN,GELORAJATIM.COM – Momentum Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80 di Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan Jawa Timur menjadi ajang strategis bagi Kantor Urusan Agama (KUA) setempat untuk memasifkan sosialisasi penurunan stunting dan pola asuh anak (parenting).

Kegiatan yang berlangsung meriah pada Minggu, (3/5/2026) ini, dihadiri oleh sedikitnya 545 peserta yang terdiri dari seluruh pendidik Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Tutur beserta para wali murid. Bertempat di Gedung Serba Guna MWC NU Kecamatan Tutur, acara ini menjadi bukti kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan keluarga.

Breaking News

Pentingnya Pendewasaan Usia Perkawinan

Dalam sesi sosialisasi, dua Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tutur, Masruroh dan Endang, menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Keduanya sepakat bahwa salah satu kunci utama mencegah stunting dimulai dari hulu, yakni kedewasaan usia calon pengantin. Mereka menghimbau masyarakat untuk mematuhi aturan pelaksanaan perkawinan minimal di usia 19 tahun, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

“Mengundur usia pernikahan hingga minimal 19 tahun bukan sekadar aturan formal, tapi demi memperkuat kesiapan dalam berkeluarga. Fisik yang matang dan mental yang siap akan melahirkan generasi yang sehat dan bebas stunting,” ujar Masruroh di hadapan ratusan wali murid.Img 20260503 Wa0001

Sinergi dengan Puskesmas

Tak hanya dari sisi edukasi agama dan regulasi, kegiatan ini juga diperkuat dengan kehadiran pihak medis. Barbara dari Puskesmas setempat turut memberikan materi teknis mengenai kesehatan reproduksi dan pemenuhan gizi seimbang bagi anak di masa pertumbuhan.

Sinergi antara Penyuluh Agama dan tenaga kesehatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif bagi orang tua dan pendidik RA dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.

Dukungan Pendidik RA dan Muslimat NU

Antusiasme 545 peserta terlihat dari hidupnya sesi dialog selama acara berlangsung. Pihak penyelenggara berharap, melalui momentum Harlah Muslimat NU ini, para pendidik RA dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan stunting kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan semangat kebersamaan, Kecamatan Tutur berkomitmen untuk terus bergerak menekan angka stunting demi menyongsong generasi emas Indonesia di masa depan.(Wan/Ji)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578