Hari jadi
Peristiwa

Kontroversi Makam Djirjo Joyo Ulomo Dibongkar, Polisi Tunggu Laporan Ahli Waris

106
×

Kontroversi Makam Djirjo Joyo Ulomo Dibongkar, Polisi Tunggu Laporan Ahli Waris

Sebarkan artikel ini
20260420 173618
Makam Mbah Djirjo Joyo Ulomo di Komplek Pasar Sepanjang sebelum dibongkar oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kegaduhan di media sosial terkait dugaan pembongkaran makam yang dianggap sebagai makam Waliyullah Djirjo Joyo Ulomo di wilayah Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, akhirnya ditindaklanjuti pihak kepolisian. Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun TikTok pada Minggu (19/04/2026) yang kemudian memicu perhatian masyarakat luas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Taman segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Tempat kejadian perkara berada di pojok barat Pasar Taman, tepatnya di Jalan Raya Stasiun Sepanjang, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, yang disebut-sebut sebagai lokasi makam tersebut.

Breaking News

Pengecekan di lapangan dipimpin oleh Panit Reskrim Iptu Andri Tri Sasongko, SH., bersama anggota, yakni Aiptu Sifaudin, Aiptu Suntari, dan Aiptu Mujiono. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa memang telah terjadi pembongkaran terhadap bangunan makam yang oleh sebagian masyarakat diyakini sebagai makam Waliyullah Djirjo Joyo Ulomo. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria berinisial SA (45), warga Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Berdasarkan keterangan saksi, aksi pembongkaran dilakukan secara bertahap mulai Rabu (15/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB dan berlanjut hingga Jumat (17/04/2026). Dalam proses tersebut, pelaku diduga membongkar struktur makam hingga menyisakan material seperti kayu dan puing-puing bangunan yang kemudian diamankan sebagai barang bukti oleh petugas.

Saat dilakukan pemeriksaan, SA mengaku bahwa pembongkaran dilakukan karena ia meyakini makam tersebut bukanlah makam asli. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan cerita dari orang tuanya yang telah meninggal, makam tersebut merupakan makam buatan yang berisi kitab suci Alquran dan kerangka mainan, bukan jasad manusia.

Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, S.I.K., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk mendatangi terduga pelaku dan melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan Wonocolo.

“Kami sudah melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, serta melakukan klarifikasi terhadap terduga pelaku. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan terkait permasalahan tersebut,” ujarnya, Senin (20/04/2026).

Lebih lanjut, Kompol Kanisius Franata menambahkan bahwa hingga kini pihak kepolisian masih menunggu adanya laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan atau ahli waris makam. “Sampai saat ini belum diketahui siapa ahli waris dari makam tersebut. Kami masih menunggu adanya laporan resmi sebagai dasar penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578
error: