Hari jadi
Uncategorized

Dugaan Pungli PTSL Desa Gilang Viral di Sosial Media 

92
×

Dugaan Pungli PTSL Desa Gilang Viral di Sosial Media 

Sebarkan artikel ini
Img 20240706 Wa00642 1
Foto capture dari akun @Cak Sholeh
Info Iklan hubungi 085183255578

SIDOARJO  — Viral unggahan akun sosmed @Cak Sholeh Lawyer terkait dugaan pungli atau pelanggaran hukum dalam Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau pendaftaran sertifikat massal di Desa Gilang Kec.Taman Kab.Sidoarjo pada tahun 2023.

Didalam video berdurasi 03.40 detik itu tampak 5 orang tokoh masyarakat Desa Gilang mengadu ke Cak Sholeh terkait pungutan liar program PTSL. “Diawal ditarik biaya Rp 150 ribu sesuai aturan tetapi setelah sertifikat jadi warga yang mendaftar kembali ditarik biaya tambahan lagi Rp 200 ribu, lucunya tarikan itu ada catatan buktinya,“ ujar Cak Sholeh yang terkenal dengan kontennya “No Viral No Justice” ini .

Breaking News

Lebih lanjut Cak Sholeh mengatakan ” Dan yang lucu wong pungli kok dikasih bukti onok – onok ae. Ada sekitar 1200 pemohon, nek dikalikan Rp 200 ribu wes piro…? 800 jutaan ya?,“ imbuh Cak Sholeh.

Sementara itu Kepala Desa Gilang Kec. Taman Sulhan ketika dikonfirmasi awak media Gelora Jatim Sabtu (06/07/2004 ) dirumahnya mengatakan tidak tahu menahu terkait tambahan biaya Rp 200 ribu itu. “Tidak benar itu…!!!,“ Serunya.

“Terkait tambahan biaya itu saya tidak tahu, karena dari awal ketika pembentukan panitia PTSL saya sudah tekankan pada panitia untuk tidak melakukan pungutan tambahan dari biaya yang sudah ditetapkan. Bahkan saya minta untuk mempermudah warga dalam proses pengurusan berkas – berkasnya,“jelas dia.

Sulhan mengatakan justru kaget ketika muncul video yang menjadi viral saat ini. “Saya kaget ketika muncul video yang viral itu karena ketika program itu berjalan saya percayakan sepenuhnya ke panitia terkecuali ada permasalahan pemberkasan baru saya bantu menyelesaikan itupun juga tidak ada pungutan apapun. Saya benar – benar wanti – wanti untuk tidak melakukan pungli, saya sempat dikasih uang sama panitia sebagai tanda terima kasih tapi saya tolak. Lebih-lebih ada warga yang tidak mampu membayar pun saya bantu dan selesai sertifikatnya,“ urai kades.

Sulhan membenarkan ada warganya yang melapor ke Kejaksaan Negeri Sidoarjo. “Memang benar ada warga saya yang melapor ke Kejaksaan dan saya sempat dipanggil pada senin (15/01/2024 ), saya dimintai keterangan dan saya katakan hal yang sama bahwa saya benar – benar tidak tahu dan tidak melakukan tarikan biaya tambahan untuk program PTSL ini”.

Ada 1216 pengajuan permohonan sertifikat massal di Desa Gilang Kec.Taman dan terealisasi semua. “Alhamdulillah semua pengajuan selesai 100%. Terkait tambahan biaya sekali lagi saya tidak tahu menahu dan tidak terlibat,” tutup Sulhan.

Sementara itu ketua panitia PTSL Rasno Bahtiar ketika ditemui mengatakan hal senada dengan Kepala Desa Gilang Sulhan. ” Tidak benar itu mas, pengaduan mereka ada unsur politik atau sakit hati. Mereka bukan pemohon pengajuan PTSL, hanya ada satu itupun tanah milik istrinya dan selesai,“ ungkapnya.

Ketika ditanya terkait tambahan biaya Rp 200 ribu yang ditunjukkan ke Cak Sholeh dan dijadikan bukti Rasno mengatakan, “Kami panitia tidak tahu, itu Ketua RT yang mengkoordinir tanpa sepengetahuan panitia, mungkin sebagai tanda terima kasih karena semua pengajuan selesai tuntas, itupun tidak semua warga kasih dan besarnya juga variatif, mereka itu menakuti beberapa warga dan meminta supaya membuat pengakuan kalau terjadi pungli, kami sempat mengumpulkan warga untuk klarifikasi terkait tanda tangan yang dijadikan bukti pengaduan, semua warga menjawab tidak tahu dan hanya disuruh ini itu,“ bebernya.

“Kami semua panitia beberapa bulan yang lalu sudah dipanggil Kejaksaan dan dimintai keterangan dan intinya semua jawaban yang kami sampaikan juga sama seperti yang kami sampaikan tadi,”.

Pria yang juga mantan Kades Gilang ini juga sudah siap mematahkan tuduhan yang viral di sosmed saat ini, “Kami sudah siapkan bukti sudah cukup lama untuk mematahkan tuduhan yang tidak benar itu, Sik tak simpen mas tapi wes siap kabeh,“ tutupnya disela – sela mengawasi Bazar rakyat. (Rief)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578