HUTRI
Uncategorized

Begini Dugaan Modus Pungli di SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo

259
×

Begini Dugaan Modus Pungli di SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Img 20240626 Wa00582 1
Info Iklan hubungi 085183255578

SIDOARJO, GELORAJATIM.COM — Aturan dalam mengelola suatu sekolah telah diatur oleh Kemendikbud, bahkan dilarang membebani siswa dalam belajar dengan bentuk apapun, baik berupa sumbangan atau iuran dan sebagainya.

Hal tersebut dugaannya tak berlaku bagi SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo. Sekolah negeri ini disinyalir berupaya mendapatkan dana untuk kepentingan pribadi dengan beragam cara dan metode.

Breaking News

Contohnya bagi siswa ajaran baru pada tahun 2023, per-siswa diduga diwajibkan iuran atau bayar uang pembangunan fisik berupa kamar mandi siswa di dalam kelas. Tarikannya setiap siswa ajaran baru harus membayar Rp. 220.000.

Dalam setiap kelas terdapat 35 murid, kalau dijumlah per-kelas mengumpulkan dana Rp. 7.700.000, sedangkan di SMPN 1 Balongbendo terdapat 10 kelas, sehingga sangat besar dana yang terkumpul sebanyak Rp 77.000.000.

Mirisnya bentuk fisik dari pembangunan kamar mandi dalam kelas sangat tidak layak, bahkan terkesan dibangun asal-asalan. Dengan adanya temuan tersebut, salah satu wali murid berinisial (RA) akan melakukan pelaporan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Sidoarjo serta ke kejaksaan Negeri Sidoarjo. Hal itu dikatakannya pada Rabu, (26/6/2024).

Berdasarkan keterangan RA, temuan ini dugaannya suatu bentuk pungli yang terorganisir dari Komite juga kepala sekolah, dalam hal ini panitia penyelenggara pembangunan kamar mandi dalam kelas di SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo.

Lebih- lebih tahun ajaran baru berikutnya yakni tahun ajaran baru 2024 pihak sekolah kembali melaksanakan program yang sama, yaitu program kamar mandi siswa dalam kelas. Sehingga muncul dugaan ini kebohongan publik dengan memakai modus yang sama.

Tahun ini, pungutan yang dibebankan pada wali murid Rp 220.000/siswa untuk progam kamar mandi lagi. Bagaimana ini bisa terjadi pada SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo?.

RA berharap pada penegak hukum melakukan sidak langsung ke lokasi proyek tersebut di SMPN 1 Balongbendo, lantaran diduga ada tindakan bentuk korupsi dana pembangunan di SMPN 1 Balongbendo.

“Jangan lah memperkaya diri sendiri dengan mengatasi namakan kebutuhan siswa,“Tanda Ra mengakhiri.(red)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578