Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa prihatin atas meninggalnya seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas), Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, S.H., M.H., bersama anggotanya mendatangi rumah duka Nanang Yulianto (44), warga Kelurahan Kalijaten, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.
Nanang sebelumnya ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Kalijaten, tepatnya di depan Perumahan Town House, Jumat (25/09/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban yang sehari-hari beraktivitas sebagai supeltas tersebut diduga meninggal karena sakit dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Kedatangan Kapolsek Taman tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, tetapi juga sebagai wujud kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Suasana haru tampak saat rombongan menyampaikan ucapan duka dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan mengatakan, takziah tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya keluarga almarhum yang sedang berduka.
“Kami datang untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Selain takziah, Kompol Bagus bersama anggota juga mengikuti prosesi pemakaman almarhum hingga selesai. Kehadiran polisi dalam prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang semasa hidupnya turut membantu mengatur kelancaran lalu lintas di wilayah Taman.
“Kami juga ikut mengantar dan mengikuti pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir. Almarhum selama ini dikenal membantu masyarakat dengan aktivitasnya sebagai supeltas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Taman juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum. Menurutnya, bantuan tersebut bukan semata-mata dilihat dari nilainya, namun sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati kepolisian kepada keluarga yang tengah menghadapi kehilangan.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan rasa prihatin kami kepada keluarga. Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kematian bisa datang kapan saja. Karena itu, mari kita jadikan sebagai pengingat untuk selalu berbuat baik, peduli kepada sesama dan mempersiapkan diri dengan amal kebaikan,” pungkas Kompol Bagus. (rif)
















