Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Pagi di sebuah toko di Jalan Jenggala, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, mendadak diwarnai kepanikan setelah seekor ular sawah ditemukan bersembunyi di dalam tumpukan kasur. Keberadaan reptil tersebut dikhawatirkan membahayakan pengunjung maupun karyawan toko, sehingga petugas segera dimintai bantuan untuk melakukan evakuasi.
Laporan keberadaan ular tersebut diterima BPBD Sidoarjo pada Kamis (17/09/2026) pukul 09.35 WIB. Regu II Rescue Damkar Pos Kota langsung bersiap dan berangkat satu menit kemudian, sebelum tiba di lokasi di Jl. Jenggala No.36, Kecamatan Gedangan, sekitar pukul 09.53 WIB.
Humas BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, mengatakan petugas menerima informasi dari pelapor bernama Claudia terkait ular yang masuk ke dalam kamar dan kemudian bersembunyi di antara tumpukan kasur. Kondisi tersebut membuat pihak toko khawatir ular sewaktu-waktu keluar dan membahayakan orang di sekitar.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung melakukan persiapan peralatan dan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi ular,” ujar Yoli Wisnu ke awak media GELORAJATIM.COM, Kamis (17/09/2026).
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengecekan dan mencari keberadaan ular yang bersembunyi di tumpukan kasur. Proses evakuasi dilakukan menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya hook, grab stick dan karung, dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
“Ular berhasil dievakuasi dengan aman. Selama penanganan tidak ada korban jiwa maupun korban luka, dan kerugian materiil juga nihil,” jelasnya. Proses penanganan berlangsung hingga pukul 10.17 WIB dan setelah dipastikan aman, petugas menyelesaikan tugas serta kembali dari lokasi.
Yoli mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila menemukan ular di dalam rumah atau tempat usaha dan tidak mencoba menangkapnya sendiri apabila tidak memiliki peralatan serta kemampuan yang memadai.
“Jika menemukan ular dan berpotensi membahayakan, segera amankan area sekitar dan hubungi petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman,” pungkas Yoli. (rif)
















