Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kebakaran melanda rumah warga dan bangunan sekolah di Desa Tempuran, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (17/10/2026) pagi. Api yang awalnya muncul dari dapur rumah warga dengan cepat membesar hingga merembet ke gedung TK Islam Chairina yang berada di dekat lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di rumah milik M. Ansor, warga Desa Tempuran. Kebakaran diduga dipicu api dari aktivitas kompor di area dapur. Kobaran api kemudian membakar bagian dapur beserta seluruh isinya sebelum menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Hembusan angin serta banyaknya material yang mudah terbakar membuat api cepat meluas. Akibatnya, bangunan TK Islam Chairina yang berdekatan dengan rumah korban turut terdampak. Dua ruang kelas dilaporkan terbakar dalam insiden tersebut.
Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Sidoarjo dari Pos Damkar Krian yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas berjibaku menjinakkan kobaran api agar tidak semakin meluas dan membakar bangunan lain di sekitar lokasi.
Humas BPBD Kabupaten Sidoarjo, Moch Faexlazim, menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari area dapur rumah warga sebelum merembet ke bangunan sekolah. “Berdasarkan informasi yang kami terima, api pertama kali muncul di dapur rumah warga, kemudian merambat ke bangunan TK Islam Chairina yang berada di dekatnya,” ujarnya.
Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Setelah sekitar dua jam penanganan, api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 10.00 WIB.
“Petugas dari Pos Damkar Krian langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan hingga api benar-benar berhasil dikendalikan,” kata Faex.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada dapur rumah warga beserta isinya dan dua ruang kelas TK Islam Chairina.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan kompor maupun peralatan yang berpotensi memicu kebakaran. Pastikan api sudah dimatikan setelah digunakan dan segera laporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat,” pungkas Faexlazim.
Sementara itu, penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran dilakukan oleh pihak Polsek Tarik. (rif)
















