Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana lalu lintas di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Desa Kedungrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo mendadak tegang setelah terjadi aksi penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Sabtu pagi (09/05/2026). Insiden yang dipicu persoalan sepele itu membuat seorang pengendara mobil mengalami luka akibat sabetan celurit.
Korban diketahui berinisial MAC (36). Ia mengalami luka robek pada siku tangan kanan setelah diserang oleh pelaku yang hingga kini masih diburu aparat kepolisian. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB saat kondisi jalan cukup ramai oleh aktivitas warga.
Kanit Reskrim Polsek Waru, Ahmad Arif menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku terlibat cekcok dengan seorang sopir pikap dari arah berlawanan. Situasi memanas setelah korban yang berada di belakang kendaraan pelaku membunyikan klakson.
“Awalnya pelaku cekcok dengan sopir pikap dari arah berlawanan. Kemudian saat korban berhenti tepat di depan pelaku dan membunyikan klakson, pelaku tidak terima,” ujar Ahmad Arif, Senin (11/05/2026).
Menurutnya, pelaku kemudian menghadang mobil korban dan memaksa kendaraan berhenti di lokasi kejadian. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung mengayunkan celurit ke arah mobil dan korban secara membabi buta.
“Pelaku membacok korban menggunakan celurit sebanyak tiga kali. Sabetan pertama mengenai kaca dan spion mobil, kedua mengenai siku tangan kanan korban hingga luka robek, dan ketiga mengenai pintu mobil,” jelasnya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian siku tangan kanan dan sempat menjalani perawatan medis. Sementara itu, kendaraan korban juga mengalami kerusakan pada bagian kaca, spion, dan pintu akibat sabetan senjata tajam.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku beserta motif lengkap dalam aksi penganiayaan tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dan petugas juga tengah menelusuri kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
“Iya, pelaku masih dalam proses penyelidikan,” pungkas Ahmad Arif. (rif)
















