HUTRI
Peristiwa

Diduga Akibat Kebocoran LPG, Rumah Kos Kayu di Magersari Sidoarjo Hangus Terbakar

5
×

Diduga Akibat Kebocoran LPG, Rumah Kos Kayu di Magersari Sidoarjo Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Img 20261018 Wa0060
Rumah kos kayu di Jalan Gajah Magersari Kelurahan Magersari Kecamatan Sidoarjo Kota, hangus dilalap Si Jago Merah, api diduga berasal dari kebocoran tabung gas LPG. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara untuk kerugian materiil masih dalam pendataan.
Info Iklan hubungi 085183255578

Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kebakaran melanda sebuah bangunan rumah kos berbahan kayu di Jalan Gajah Magersari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo Kota, Minggu (18/10/2026) siang. Kobaran api yang diduga dipicu kebocoran gas LPG tersebut dengan cepat merambat dan menghanguskan bangunan yang dihuni sejumlah warga itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran pada pukul 11.47 WIB. Bangunan kos milik Bu Harmuni tersebut dihuni delapan jiwa dari beberapa kepala keluarga. Material kayu yang mendominasi bangunan membuat api berpotensi cepat membesar dan mengancam permukiman di sekitarnya.

Breaking News

Humas BPBD Kabupaten Sidoarjo, Moch Faexlazim, menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian. “Begitu menerima laporan kebakaran, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merambat ke bangunan lain,” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Unit Sidoarjo Kota dikerahkan ke lokasi. Petugas juga mendapat bantuan satu unit mobil tangki air dari BPBD Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung proses pemadaman. Petugas gabungan bekerja bersama melokalisir kobaran api agar tidak meluas ke rumah warga di sekitar lokasi.

Moch Faexlazim menambahkan, proses pemadaman dilakukan secara intensif hingga api berhasil dikendalikan. “Petugas melakukan pemadaman sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman agar kobaran api tidak menjalar lebih luas,” jelasnya.

Setelah melalui proses pemadaman dan pendinginan, penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 13.16 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian material akibat terbakarnya bangunan kos masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Moch Faexlazim mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan gas LPG. “Kami mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung, regulator, selang, serta instalasi gas LPG. Apabila tercium bau gas, hindari menyalakan api atau mengoperasikan sakelar listrik dan segera lakukan langkah pengamanan,” pungkasnya. (rif)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578