Hari jadi
Wisata

Pengembangan Kembali Sektor Pariwisata di Jatim Ditengah New Normal

51
×

Pengembangan Kembali Sektor Pariwisata di Jatim Ditengah New Normal

Sebarkan artikel ini
Img 20211119 165652 1
Info Iklan hubungi 085183255578

Kegiatan rakor dan sosialisasi kepariwisataan Jatim.

Malang, Gelorajatim.com _ Rakor dan sosialisasi kebijakan kepariwisataan dalam masa New Normal tahun 2021, terkait strategi pengembangan pariwisata Jatim di hotel Savana kota Malang. Strategi pengembangan pariwisata Jatim tahun 2021 diharapkan dapat menurunkan angka pengangguran serta kemiskinan di Jawa Timur.

Breaking News

“Yang harus ditempuh yaitu melakukan kerja kolaborasi untuk dapat berkoordinasi, berpikir dan memutuskan bersama arah serta kebijakan terbaik masalah pariwisata di Jatim sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Drs. Muhhibin, SH.,M.Si saat membacakan sambutan Plh Sekda Provinsi Jatim Dr. Heru Tjahjono.

Muhhibin mengatakan, pariwisata memiliki arti strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu juga merupakan salah satu sektor ekonomi jasa yang dinilai memiliki prospek baik dalam jangka panjang khususnya bagi Indonesia. Ini agar di kenal memiliki berbagai lokasi objek alam sangat bagus dan di kenal hingga mancanegara. Pengembangan pariwisata Jatim adalah persoalan yang perlu ditangani secara serius. Karena dengan strategi pengembangan yang tepat, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat terutama yang berada di sekitar daerah tujuan wisata,” ungkapnya, Jumat (19/11/2021).

Muhhibin menambahkan, sebagai upaya untuk membangun dukungan dan partisipasi masyarakat, maka pemerintah secara sistematik dan terus menerus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan semua pihak terhadap pengembangan sektor kepariwisataan terutama di era pandemi saat ini. Tantangan kedepan, utamanya di era pandemi sat ini jika pariwisata Indonesia tidak kreatif/inovatif, dalam merumuskan strategi pariwisata di era new normal maka dapat dipastikan sektor pariwisata akan semakin menurun. Jika sektor pariwisata menurun, maka kesejahteraan masyarakat di sekitar daerah wisata juga akan menurun. Semua harus saling berkoordinasi, berdiskusi dalam menentukan strategi untuk memajukan kembali sektor pariwisata dengan mempertimbangkan kebijakan dan kondisi yang ada.

“Diharapkan hasil dari Rakor ini dapat menjadi strategi dalam memajukan pariwisata di era new normal,” urainya.

Sementara itu Plt kabiro Kesejahteraan Rakyat, Dr. Hudiyono, M.Si yang di bacakan Kusmiartini, SE., M.Si selalu asubag non pelayanan dasar I Biro Kesra mengatakan, maksud dan tujuan rakor ini untuk membahas dan menghasilkan rekomendasi tentang sebuah konsep suatu strategi pengembangan pariwisata di Jatim sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu juga untuk menyelaraskan pemahaman tentang konsep dasar perencanaan pengembangan pariwisata harus terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik. Menjaga keseimbangan antara berbagai tipe pengembangan suatu daerah dalam pengunaan sumber daya alam dan manusia untuk menghindari konflik atau masalah pengembangan sektor lain. Sebagai upaya untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dengan membuka lapangan pekerjaan baru terutama bagi masyarakat setempat yang terdampak Covid-19 sekaligus mendorong pembangunan daerah. (Heri Santoso)

Example 120x600
Info Iklan hubungi 085183255578
error: