Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Seorang pria tanpa identitas, Mr X alias Ambon, berusia sekitar 50 tahun, ditemukan meninggal dunia di bawah jalan tol Medaeng, Desa Kedungturi, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (04/11/2026). Korban yang selama ini tinggal di bawah tol tersebut diduga meninggal dunia akibat sakit.
Informasi mengenai penemuan jenazah tersebut diterima piket Reskrim Polsek Taman sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali diketahui sudah tergeletak dan tidak bergerak sekitar pukul 11.30 WIB. Korban diketahui telah tinggal di bawah tol Medaeng selama kurang lebih 10 tahun.
Saksi Slamet (50), yang saat itu berada di sekitar lokasi, kemudian mendatangi Pos Lantas Medaeng untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Aiptu Faisal Ibrahim. Setelah menerima laporan, petugas Pos Lantas segera menghubungi Polsek Taman untuk meminta penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Taman Kompol Bagus Kurniawan, S.H., M.H., mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan anggota ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengetahui kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Begitu menerima informasi, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan saksi-saksi. Kami juga berkoordinasi dengan tim identifikasi Polresta Sidoarjo untuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujar Kompol Bagus.
Selanjutnya, tim identifikasi Polresta Sidoarjo melakukan pemeriksaan terhadap jenazah dan pengecekan data identitas melalui sistem Mambis. Namun, hingga proses identifikasi awal selesai, identitas resmi korban belum berhasil ditemukan. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Namun, untuk memastikan penyebab kematiannya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengenali korban atau mengetahui identitas keluarganya agar segera menghubungi Polsek Taman,” pungkasnya. (rif)
















