Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Tiga peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (22/10/2026). Kebakaran tersebut melanda tempat usaha di Wadungasri, lahan kosong di Jalan Lingkar Timur, serta tumpukan kayu bahan bangunan di area Gudang Indogrosir, Cemengkalang. Petugas pemadam kebakaran (PMK) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo bergerak cepat melakukan penanganan di tiga lokasi berbeda.
Kejadian pertama berlangsung di Jalan Raya Kundi, Desa Wadungasri, Kecamatan Waru. Laporan kebakaran diterima Pusdalops BPBD Sidoarjo melalui Call Center 112 pada pukul 12.27 WIB. Objek yang terbakar meliputi satu bengkel dan tiga kios. Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui.
Dalam penanganan kebakaran di Wadungasri, petugas mengerahkan empat unit PMK Sidoarjo, satu unit tangki BPBD, satu unit Ranger Logistik BPBD, serta mendapat bantuan dua unit PMK Kota Surabaya. Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 15.13 WIB. Humas BPBD Sidoarjo, Moch Faexlazim, menyampaikan, “Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Luas area yang terbakar, identitas pemilik bangunan, serta kerugian material masih dalam pendataan petugas. Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka.”
Kebakaran kedua terjadi di lahan kosong yang ditumbuhi alang-alang di Jalan Lingkar Timur, tepatnya di sebelah utara Kodim Sidoarjo. Laporan diterima Pusdalops BPBD Sidoarjo melalui Call Center 112 pada pukul 14.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, kebakaran terjadi di dua titik terpisah sehingga petugas segera dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitarnya.
Penanganan kebakaran lahan tersebut melibatkan tiga unit PMK, satu unit tangki BPBD, satu unit Ranger Logistik BPBD, serta bantuan satu unit PMK CIP dan personel Kodim Sidoarjo.
Pemadaman dan pendinginan selesai pada pukul 16.28 WIB. Moch Faexlazim menjelaskan bahwa penyebab kebakaran masih belum diketahui dan luas lahan yang terbakar masih dalam pendataan. “Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka, sedangkan kerugian material akibat kejadian ini dilaporkan nihil,” ungkapnya.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di area Gudang Indogrosir, Desa Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, pada Kamis sore. Objek yang terbakar berupa tumpukan kayu bahan bangunan. Laporan kejadian diterima melalui Call Center 112 pada pukul 16.30 WIB, kemudian petugas PMK dan armada BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta pendinginan.
Dalam penanganan kebakaran di Gudang Indogrosir, petugas mengerahkan empat unit PMK Sidoarjo, satu unit tangki BPBD, dan satu unit Ranger Logistik BPBD. Upaya pemadaman dan pendinginan berhasil diselesaikan pada pukul 17.48 WIB. Penyebab kebakaran masih belum diketahui, sedangkan luas area terdampak dan kerugian material masih dalam pendataan petugas.
Moch Faexlazim selaku Humas BPBD Sidoarjo mengatakan, “Petugas segera melakukan penanganan setelah menerima laporan melalui Call Center 112. Untuk kebakaran di area Gudang Indogrosir, penyebab kejadian, luas area yang terbakar, dan kerugian material masih didata. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan.” Penanganan dilakukan untuk memastikan api padam dan mencegah potensi kebakaran susulan.
Rangkaian kejadian tersebut menjadi perhatian terhadap pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, baik di tempat usaha, lahan kosong, maupun area penyimpanan material bangunan. Material seperti kayu dan alang-alang kering mudah terbakar apabila terkena sumber api, sedangkan instalasi listrik yang tidak aman juga dapat meningkatkan risiko kebakaran di lingkungan usaha.
BPBD Sidoarjo mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah atau alang-alang sembarangan, memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, menjauhkan sumber api dari bahan mudah terbakar, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat usaha dan gudang. Apabila menemukan kebakaran, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin dan mencegah api meluas. (rif)
















