Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Kepulan asap dan kobaran api mengagetkan warga di Jalan Aryo Bebangah, Desa Bangah, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (04/10/2026) malam. Kebakaran terjadi pada bagian dapur sebuah rumah warga dan sempat membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 19.35 WIB. Dugaan sementara, api muncul akibat korsleting listrik yang terjadi di dalam rumah. Laporan kebakaran kemudian diterima petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Sidoarjo sekitar pukul 19.40 WIB dari seorang warga bernama Wahyu.
Humas BPBD Sidoarjo, Moch Faexlazim, mengatakan setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Satu unit armada dari Regu II Pos Damkar Unit Waru dikerahkan untuk memadamkan api.
“Begitu laporan kami terima, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan memastikan api tidak merembet ke bagian rumah lainnya,” ujar Faex, Senin (05/10/2026).
Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di lokasi. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.20 WIB.
Moch Faexlazim menyampaikan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, kondisi bagian dapur rumah mengalami kerusakan akibat dilalap api.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Untuk penyebab sementara diduga korsleting listrik, sedangkan nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” jelasnya.
Moch Faexlazim mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang bersumber dari instalasi listrik. Ia meminta warga memastikan kondisi kabel, stop kontak, dan peralatan listrik tetap aman serta segera mematikan aliran listrik apabila meninggalkan rumah dalam waktu lama.
“Warga kami imbau rutin mengecek instalasi listrik di rumah dan jangan menggunakan kabel atau sambungan yang kondisinya sudah rusak, karena dapat memicu korsleting dan berpotensi menyebabkan kebakaran,” pungkasnya. (rif)
















