Sidoarjo, GELORAJATIM.COM – Suasana di kawasan Jalan Raya Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendadak geger, Jumat (11/09/2026) siang. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan roda empat jenis odong-odong yang terparkir di belakang tempat cucian sepeda motor.
Korban diketahui bernama H. Suparno (65), warga Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, Sidoarjo. Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.30 WIB oleh pemilik kendaraan, Fatkhur Rohman, setelah sebelumnya korban berpamitan untuk beristirahat di dalam odong-odong.
Kapolsek Tanggulangin Kompol Anggono Jaya, S.ST., M.M., mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sempat mencari rumput di sekitar lokasi. Sekitar pukul 08.00 WIB, korban kemudian berpamitan kepada Fatkhur Rohman untuk beristirahat di dalam kendaraan tersebut.
“Korban sebelumnya berpamitan untuk beristirahat di dalam kendaraan setelah selesai mencari rumput di sekitar lokasi. Kemudian sekitar pukul 13.30 WIB, pemilik kendaraan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kompol Anggono.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap di dalam kendaraan odong-odong bernopol W 7614 UR. Korban mengenakan celana panjang namun tidak memakai baju, dengan posisi kepala mengarah ke timur dan kaki mengarah ke barat. Kedua tangan korban berada di bagian dada.
“Dari pemeriksaan awal dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban,” terang Kapolsek Tanggulangin.
Petugas kepolisian dari Polsek Tanggulangin bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Sidoarjo kemudian melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi, di antaranya sepeda motor Honda Supra 125 bernopol W 6856 QI, dua sak rumput, satu sarung dan sepasang sandal milik korban.
“Berdasarkan keterangan para saksi, selama korban berada di sekitar lokasi juga tidak ditemukan adanya perselisihan dengan orang lain. Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban selama ini tidak memiliki riwayat sakit atau penyakit sebelumnya,” kata Kompol Anggono.
“Untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban, jasad selanjutnya kami evakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan pemeriksaan medis dan Visum et Repertum. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tersebut,” pungkasnya. (rif)
















